Kabupaten Batang

Batang Berkembang | Wisata Batang | Berita Batang | Kabar mBatang

Tahun baru Hijriyah Nobar Film G 30 S PKI

Dalam rangka menyambut tahun baru hijriyah anggota TNI jajaran Kodim 0736/Batang membaur dengan masyarakat dimana mereka tinggal, tak ketinggalan malam itu Danramil 12/Tulis Kapten Inf M Daru di Perum Wijaya Kusuma dan Danramil 10/Batang Kapten Inf A Mutholib di Pesona Griya Batang.


Rangkaian acara tersebut selain diisi dengan Tauziyah yang disampaikan oleh Kyai juga dilanjutkan dengan nonton bareng film G 30 S/PKI.

Kapten Inf M Daru sebagai inisiator dalam sambutannya mengajak kepada warga masyarakat untuk senantiasa bersyukur kepada Allah karena sudah diberikan segalanya, sehingga masih dapat menyambut tahun baru 1439 Hijriyah dan berharap di tahun baru ini kita selalu diberikan kerukunan kesehatan dan keselamatan.

Di akhir sambutannya mengajak masyarakat untuk bersama sama menyaksikan pemutaran film G 30 S/PKI sebagai wujud nyata bahwa kita sebagai bangsa yang berdaulat menolak faham komunis di Indonesia.Karena masih ada sekelompok orang yang berusaha mengajak generasi muda kita untuk mengikuti fahamnya dengan dalih pelurusan sejarah dan alasan demi menegakkan keadilan.

Padahal apabila kita mengingat sejarah bahwa pemberontakan PKI tersebut dimulai sejak tahun tahun sebelumnya seperti yang terjadi di Madiun,  dan ini nyata bukan fitnah bahwa PKI benar benar menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan politiknya.

Lanjut Kapten M Daru mengatakan bahwa sekarang kita sudah hidup rukun damai tidak usah lagi mencari cari pembenaran diri atau kelompok yang hanya akan membuat kita kembali ke era 65 yang pada saat itu kita dibayang bayangi rasa curiga sesama warga masyarakat, sehingga lahirlah ketetapan yang melarang ideologi komunis.


Ketetapan tersebut juga merupakan hasil dari demokrasi saat itu, kalau kita berpegangan bahwa negara kita adalah negara demokrasi, begitulah yang namanya proses demokrasi, sehingga keputusan apapun harus kita hargai dan hormati dalam negara demokrasi tidak ada istilah menang atau kalah.

Mari kita sebagai generasi bangsa untuk berfikiran jernih terhadap fenomena ataupun isu yang berkembang baik di Medsos maupun di alam nyata dengan cara beraktifitas sesuai profesinya masing masing dengan semangat untuk menghidupi keluarga kita juga dilandasi untuk beribadah kepada Allah.

Harapannya dengan niat kita yang baik maka kita akan mendapat hidayah dan ridlo Allah,  demikian dalam sambutannya. (Pendim0736).