Kabupaten Batang

Batang Berkembang | Wisata Batang | Berita Batang | Kabar mBatang

Persijap Vs Persibat Berakhir Tanpa Peluit Panjang

Laga Persijap Jepara atas tamunya adalah Persibat Batang dalam lanjutan penyisihan Grup 3 Liga 2 berakhir tanpa tiupan peluit panjang dari wasit.Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (27/8/2017) sore, itu berhenti pada menit 90+4 injury time saat skor 2-1 bagi keunggulan Persijap Jepara.


Kronologi Terjadinya Kericuhan


Awal mula Kericuhan terjadi pada menit-menit akhir pertandingan. Pemain Persibat Ishak Yustinus Mesak Djober nomor 32 terjatuh di kotak penalti, akibat tenggoran dengan pemain Persijap Syarif Wijianto. Wasit Supriawan kemudian memberikan kartu kuning kepada Syarif. Saat itulah keadaan lapangan pun ricuh. Tim Persijap mengklaim pemainnya tak melakukan pelanggaran, dan melakukan sapu bersih. Namun wasit bersikukuh.

Keputusan ini mendapat protes keras dari pemain dan ofisial Persijap.Untuk memperkuat argumen, mereka menunjukkan rekaman video kejadian. Wasit Supriawan tetap memberikan ganjaran Pinalty. Pemain Persibat pun bersiap mengambil hadiah penalti sehingga kondisi di lapangan memanas. Persijap Jepara tidak mau melanjutkan pertandingan. Sedangkan tim Persibat bersama wasit kembali le lapangan dan hendak mengeksekusi penalti. Namun hal itu dibatalkan, karena keadaan stadion semakin ricuh. Akhirnya petugas keamanan mengungsikan wasit dan dibawa pergi menggunakan kendaraan lapis baja meninggalkan arena pertandingan tanpa ada bunyi Peluit panjang.


Keputusan Akhir Persijap Jepara Vs Persibat Batang


Keputusan dari pertandingan ini akan diserahkan ke komdis, apakah tetap 2-1 bagi keunggulan Persijap atau bahkan Persibat dianggap menang WO. Semoga saja Persibat Batang menang W.O dan masuk 16 besar, karena dalam peraturan kalau tidak mau meneruskan pertandingan di anggap kalah seperti Timnas Kita sepak takraw waktu tanding sama Malaysia merasa di rugikan oleh Wasit Timnas sepak takraw Indonesia tidak mau melanjutkan pertandingan walaupun posisi Indonesia poinnya lebih besar tetap dianggap kalah oleh Malaysia.