Pesona Sawah Hijau Kramalan: Spot Menyegarkan di Jalur Alternatif Batang-Pekalongan
Hamparan sawah hijau yang menyejukkan mata di kawasan Kramalan, Kabupaten Batang (Foto: Dok. Mbatang)
BATANG – Kabupaten Batang tidak hanya dikenal dengan wisata pantainya yang memukau. Jika kita menelusuri sedikit lebih dalam ke area pinggiran kota, kita akan disuguhi hamparan permadani hijau yang menyejukkan mata. Salah satu spot yang menawarkan pemandangan asri ini terletak di jalur alternatif penghubung Batang dan Pekalongan, tepatnya di kawasan Kramalan.
Di sepanjang jalur ini, pengguna jalan akan dimanjakan dengan pemandangan sawah yang sangat subur. Tanaman padi yang menghijau seolah menjadi oase tersendiri di tengah hiruk-pikuk aktivitas perkotaan.
Jalur Favorit Pelaju Batang-Pekalongan
Kawasan yang sering disebut sebagai "Jalan Lor" (arah menuju eks Sri Rama) ini memiliki daya tarik tersendiri, terutama pada sore hari. Jalur ini menjadi rute favorit bagi para pekerja yang melaju (commuter) antara Batang dan Pekalongan.
Suasana sore hari di jalur alternatif yang ramai lancar dengan latar belakang persawahan (Foto: Dok. Mbatang)
Saat matahari mulai condong ke barat, suasana di jalan alternatif ini menjadi sangat hidup. Udara yang masih tergolong segar berpadu dengan angin sepoi-sepoi dari area persawahan mampu mengikis rasa lelah setelah seharian bekerja.
Potensi Agrowisata Sederhana
Meski bukan destinasi Wisata Batang yang resmi, keindahan alam di area Kramalan ini membuktikan bahwa Batang memiliki tanah yang gemah ripah loh jinawi. Kesuburan tanahnya tidak hanya menopang ketahanan pangan daerah, tetapi juga memberikan nilai estetika lingkungan yang mahal harganya.
Bagi Anda yang sedang melintas dari arah Pekalongan menuju Batang atau sebaliknya, cobalah sesekali melewati jalur ini untuk sekadar "cuci mata" menikmati hijaunya alam yang masih terjaga.
Temukan informasi menarik seputar keindahan alam dan kabar daerah lainnya hanya di portal Berita Batang.
(Red/Mbatang)
Posting Komentar
Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar