Meriahnya Tradisi Lomban di Batang: Pesta Rakyat Lomba Dayung yang Dinanti Saat Syawalan
Ribuan warga memadati bantaran Sungai Klidang Lor untuk menyaksikan tradisi tahunan Lomba Dayung (Foto: Dok. Mbatang)
BATANG – Suasana Hari Raya Idulfitri di Kabupaten Batang rasanya belum lengkap tanpa kehadiran tradisi tahunan yang satu ini. Ya, Tradisi Lomban atau yang lebih akrab dikenal sebagai Lomba Dayung Tradisional, kembali menjadi magnet yang menyedot ribuan perhatian warga.
Setiap momen Syawalan (sepekan setelah Lebaran), kawasan Sungai Klidang Lor dan sekitarnya berubah menjadi lautan manusia. Mereka datang bukan hanya dari Batang, tetapi juga dari luar daerah untuk menyaksikan adu ketangkasan mendayung perahu di atas sungai yang bermuara ke Laut Jawa ini.
Ratusan Tim Siap Bertarung
Antusiasme masyarakat terhadap tradisi ini sangat luar biasa. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari komunitas lokal, tercatat ada sekitar 399 tim dayung yang siap berlaga dalam kompetisi tahun ini. Jumlah yang fantastis ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kompetisi sehat masih sangat kental di kalangan pemuda Batang.
Ajang Cari Hiburan dan Jodoh
Lomban bukan sekadar balapan perahu. Bagi warga Wisata Batang, ini adalah pesta rakyat. Tua, muda, laki-laki, dan perempuan tumpah ruah di pinggir sungai. Banyak yang berseloroh bahwa momen Lomban ini juga menjadi ajang yang tepat bagi muda-mudi untuk "cuci mata" atau bahkan mencari jodoh di tengah keramaian.
Selain sorak sorai penonton yang memberikan semangat kepada tim jagoannya, pemandangan persiapan para atlet dayung yang berlatih jauh-jauh hari di Klidang Lor juga menjadi daya tarik tersendiri. Tradisi ini adalah warisan budaya leluhur yang wajib kita jaga agar tidak punah tergerus zaman.
Jangan sampai terlewatkan keseruannya! Simak terus update seputar tradisi dan budaya lokal lainnya hanya di portal Berita Batang.
(Red/Mbatang)
Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar
pingin sih nonton tp ndak ada teman
Nonton Lomban