Stadion M. Sarengat: Gelora Semangat Laskar Alas Roban di Jantung Batang

Daftar Isi

Bagi masyarakat Kabupaten Batang, Stadion M. Sarengat bukan sekadar bangunan beton dengan hamparan rumput hijau. Ini adalah "kawah candradimuka" bagi semangat olahraga warga Batang, sekaligus rumah sakral bagi klub kebanggaan daerah, Persibat Batang.

Setiap kali Laskar Alas Roban (julukan Persibat) berlaga, stadion ini bergemuruh oleh sorak sorai suporter setia seperti Roban Mania dan Brigata Ultras Roban. Namun, di balik riuhnya tribun, tersimpan sejarah panjang dan fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui oleh generasi muda.

Mari kita bedah lebih dalam profil stadion kebanggaan warga Batang ini, mulai dari asal-usul namanya hingga wajah barunya saat ini.

1. Mengenang Sang Legenda: Siapa M. Sarengat?

Pernahkah Anda bertanya, mengapa stadion ini tidak dinamai "Stadion Batang" saja? Nama Mohammad Sarengat dipilih sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada pahlawan olahraga asal daerah ini.

M. Sarengat adalah sprinter legendaris Indonesia yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Prestasi puncaknya terjadi pada Asian Games 1962 di Jakarta, di mana ia berhasil menyabet medali emas sekaligus memecahkan rekor Asia untuk lari 100 meter (10,4 detik). Dedikasi dan semangat juang sang legenda inilah yang diharapkan terus hidup di dalam stadion ini.

2. Markas "Angker" Bagi Lawan Persibat

Stadion M. Sarengat Batang
Gelora Semangat Laskar Alas Roban di Jantung Batang
Stadion M. Sarengat: Kandang Angker Persibat
Benteng Pertahanan Kuat Persibat Batang
Stadion M. Sarengat Batang

Berlokasi di Kelurahan Kasepuhan, stadion ini memiliki kapasitas penonton sekitar 15.000 orang. Meskipun tidak semewah stadion standar FIFA di kota-kota besar, Stadion M. Sarengat memiliki "aura" tersendiri.

Bagi tim tamu yang datang berlaga di kompetisi Liga Indonesia, bermain di sini seringkali menjadi mimpi buruk. Dukungan fanatik suporter yang sangat dekat dengan lapangan membuat tekanan mental bagi lawan begitu terasa. Inilah yang membuat stadion ini sering disebut sebagai kandang angker bagi lawan-lawan Persibat.

3. Fasilitas dan Renovasi Terbaru

Pemerintah Kabupaten Batang terus berupaya memoles wajah stadion agar tetap relevan dan nyaman. Tidak hanya untuk sepak bola, stadion ini kini bertransformasi menjadi pusat kebugaran publik.

  • Jogging Track: Lintasan lari yang mengelilingi lapangan sering digunakan warga untuk berolahraga di pagi dan sore hari. Perbaikan lintasan terus dilakukan untuk kenyamanan pelari.
  • Tribun Penonton: Perawatan tribun, terutama di sektor tribun barat dan timur, dilakukan berkala untuk memastikan keamanan suporter.
  • Rumput Lapangan: Kualitas rumput terus dipantau agar aliran bola saat pertandingan Persibat tetap lancar.

"Stadion ini adalah ruang publik. Selain untuk prestasi atlet, kami ingin masyarakat Batang sehat dengan memanfaatkan fasilitas olahraga yang ada di sini."

4. Lokasi dan Akses Menuju Stadion

Bagi Anda yang ingin berkunjung, baik untuk menonton pertandingan, jogging, atau sekadar berfoto, lokasinya sangat strategis dan berada di pusat kota.

Informasi Singkat

  • 📍 Alamat: Jl. Sutomo, Kelurahan Kasepuhan, Kec. Batang, Kab. Batang, Jawa Tengah.
  • 🏟️ Kapasitas: ± 15.000 Penonton.
  • ⚽ Homebase: Persibat Batang.
  • 🕒 Jam Buka: Terbuka untuk umum (Jogging) pagi & sore hari (kecuali saat ada pertandingan resmi).

Berada di dekat jalur Pantura, akses menuju stadion ini sangat mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

Penutup

Stadion M. Sarengat adalah saksi bisu pasang surutnya prestasi olahraga di Kabupaten Batang. Mulai dari kejayaan atletik hingga drama sepak bola liga nasional. Sebagai warga Batang, sudah sepatutnya kita menjaga fasilitas ini agar tetap menjadi kebanggaan bersama.

Sudahkah Anda berolahraga di Stadion M. Sarengat minggu ini?