Rest Area Khusus Ternak: Rahasia Sapi Tetap Gemuk Sampai Jakarta Ada di Batang
Rutinitas di "Hotel Sapi" Batang: Ratusan sapi dimandikan dan diberi makan agar tetap bugar selama perjalanan. (Foto: Dok. Mbatang.com)
BATANG, Mbatang.com – Jika Anda melintas di Jalur Pantura Batang, khususnya di kawasan Kecamatan Tulis hingga Subah, Anda mungkin pernah melihat pemandangan unik: deretan truk pengangkut ternak yang parkir rapi, di mana muatannya (sapi) diturunkan untuk... mandi dan istirahat?
Ya, itulah yang disebut warga lokal sebagai "Hotel Sapi". Bukan sembarang istilah, tempat ini adalah fasilitas peristirahatan vital bagi mata rantai distribusi daging nasional dari Jawa Timur/Bali menuju Jakarta.
Kenapa Sapi Butuh "Check-In"?
Perjalanan jauh dari Bali atau Nusa Tenggara menuju Jakarta bisa memakan waktu berhari-hari. Sapi-sapi yang terus berdiri di atas truk akan mengalami stres, dehidrasi, dan kelelahan.
Di sinilah peran vital Hotel Sapi di Batang. Tempat ini berfungsi layaknya Rest Area lengkap dengan layanan "Spa" untuk sapi. Tujuannya sangat ekonomis: Mencegah penyusutan bobot (berat badan).
"Sapi itu kalau stres dan kepanasan di jalan, bobotnya bisa turun drastis. Kalau turun 10-20 kg saja per ekor, kerugian bandar bisa jutaan rupiah. Makanya mereka wajib mampir di Batang untuk diservis."
Fasilitas Layaknya Hotel Bintang Lima
Di tempat persinggahan ini, sapi-sapi mendapatkan pelayanan prima, antara lain:
- Mandi Segar: Sapi disemprot air agar suhu tubuhnya turun dan bersih dari kotoran.
- Pakan Bergizi: Diberi makan rumput segar, jerami, dan "komboran" (minuman khusus) agar kenyang kembali.
- Pijat & Istirahat: Sapi diturunkan dari truk untuk meluruskan kaki agar tidak kram.
Menggerakkan Ekonomi Warga Sekitar
Keberadaan puluhan titik pemberhentian truk sapi di sepanjang Alas Roban hingga Tulis ini ternyata membawa berkah bagi warga Batang. Lapangan kerja terbuka lebar, mulai dari:
- Pencari rumput (ngarit) untuk stok pakan.
- Jasa memandikan sapi.
- Warung makan untuk para sopir dan kernet truk.
Jadi, jika Anda melihat plang "Hotel Sapi" atau "Istirahat Ternak" di Pantura Batang, jangan salah kira ya. Itu adalah bukti uniknya kearifan lokal di jalur distribusi logistik Indonesia.
(Redaksi Mbatang.com)