Harmoni Pantura: Kisah Persaudaraan Roban Mania, Panser Biru & Snex
Dalam sejarah sepak bola Indonesia, rivalitas seringkali diartikan sebagai permusuhan. Namun, stigma tersebut tidak berlaku di Jalur Pantura, khususnya antara Kabupaten Batang dan Kota Semarang.
Hubungan antara pendukung Persibat Batang (Roban Mania) dengan pendukung PSIS Semarang (Panser Biru & Snex) adalah oase yang menyejukkan. Ketika kedua tim bertemu, yang terjadi bukanlah gesekan, melainkan adu kreativitas dan pertukaran syal tanda persahabatan. Inilah bukti nyata bahwa "Penak Seduluran" (Lebih enak bersaudara) bukan sekadar slogan kosong.
1. Tetangga yang Saling Menjaga
Kedekatan geografis antara Batang dan Semarang—yang hanya terpisahkan oleh Kendal—membuat ikatan emosional antar suporter terjalin kuat. Banyak warga Batang yang bekerja atau berkuliah di Semarang, begitu pula sebaliknya.
Momentum pertemuan Roban Mania, Panser Biru, dan Snex selalu ditunggu-tunggu. Tidak ada rasa was-was saat tim tamu bertandang (away days). Stadion M. Sarengat maupun Stadion Jatidiri selalu menjadi rumah yang ramah bagi kedua kubu suporter.
2. Satu Tribun, Satu Nyanyian
Pemandangan indah sering tersaji saat laga Derby tetangga ini digelar. Warna merah (kebesaran Persibat) dan biru (kebesaran PSIS) seringkali terlihat berdampingan di tribun.
Nyanyian chant saling berbalas bukan untuk mengejek, melainkan untuk menyemangati tim masing-masing. Tak jarang, di akhir laga, gemuruh nyanyian persaudaraan menggema, mengantarkan para pemain keluar lapangan dengan rasa hormat.
"Sepak bola hanya 90 menit di lapangan, selebihnya kita adalah saudara satu aspal Pantura."
3. Teladan Bagi Suporter Indonesia
Apa yang ditunjukkan oleh Roban Mania, Panser Biru, dan Snex layak menjadi contoh bagi iklim sepak bola nasional. Mereka membuktikan bahwa fanatisme terhadap klub tidak harus mengorbankan tali silaturahmi.
Persatuan ini membawa dampak positif yang luas:
- Keamanan Terjamin: Pihak kepolisian tidak perlu bekerja ekstra keras karena potensi kerusuhan sangat minim.
- Ekonomi Berputar: Kedatangan ribuan suporter tamu yang merasa aman akan meningkatkan pendapatan pedagang di sekitar stadion.
- Citra Daerah: Mengangkat nama Batang dan Semarang sebagai kota yang ramah dan kondusif.
Penutup
Semoga kemesraan dan persaudaraan antara elemen suporter Batang dan Semarang ini terus abadi. Mari kita jaga warisan perdamaian ini untuk generasi penerus, agar anak cucu kita kelak tetap bisa menikmati sepak bola dengan aman dan nyaman.
Salam Satu Hati, Salam Damai, Seduluran Saklawase!
Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar