Pesona Curug Botoh Tersono: Surga Tersembunyi dengan Kolam Biru di Batang

Daftar Isi

Kabupaten Batang kembali menyuguhkan pesona alam yang memukau. Di balik perbukitan Kecamatan Tersono, tersimpan sebuah permata tersembunyi bernama Curug Botoh (atau sering disebut Curug Sibotoh). Destinasi ini menawarkan keunikan berupa kolam alami berwarna biru kehijauan yang jernih, mengingatkan kita pada kejernihan air di Kolam Lima Bidadari Silurah.

Secara administratif, lokasi air terjun ini berada di Desa Banteng, Rejosari Barat, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang. Desa Banteng sendiri merupakan desa paling ujung yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Bawang. Meskipun debit air terjunnya tidak terlalu tinggi, daya tarik utamanya justru terletak pada kolam di bawahnya yang cukup dalam dan tenang, sangat cocok untuk berendam atau sekadar menikmati ketenangan alam.

Pemandangan kolam biru di Curug Botoh Tersono Batang
Kolam alami yang jernih di Curug Botoh

Trekking Ringan dengan Pemandangan Memikat

Perjalanan menuju titik air terjun menawarkan pengalaman yang menyenangkan dan tidak terlalu menguras tenaga. Medan yang dilalui tergolong ramah untuk berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua, asalkan tetap berhati-hati.

Dari area parkir di pemukiman penduduk, pengunjung hanya perlu berjalan kaki sekitar 15 menit menuju tepi sungai. Sepanjang perjalanan trekking ini, mata Anda akan dimanjakan dengan hamparan sawah dan ladang penduduk yang hijau subur. Suasana pedesaan yang asri akan membuat lelah perjalanan tidak terasa.

Jalur trekking melewati sawah menuju Curug Botoh Bebatuan sungai yang unik di sekitar curug

Setelah sampai di tepi sungai, petualangan dilanjutkan dengan menyusuri aliran sungai sebentar (susur sungai). Di sini, Anda akan melihat formasi bebatuan sungai yang unik dan artistik. Namun, pengunjung wajib waspada karena beberapa batu mungkin licin dan berlumut. Gunakan alas kaki yang nyaman dan anti-selip (seperti sandal gunung) sangat disarankan.

Fasilitas dan Tips Berkunjung

Karena Curug Sibotoh masih tergolong destinasi wisata baru yang sedang dikembangkan, fasilitas di lokasi utama memang belum terlalu lengkap. Namun, keramahan warga sekitar menjadi nilai plus tersendiri.

Pengunjung bisa memarkirkan kendaraan di rumah warga. Selain itu, warga juga menyediakan tempat untuk sekadar mencuci kaki atau berganti pakaian setelah puas bermain air. Jangan lupa membawa baju ganti, karena godaan untuk menceburkan diri ke kolam birunya sangat sulit ditolak.

Suasana sejuk di sekitar Curug Botoh

Rute dan Ancer-Ancer Menuju Lokasi

Bagi Anda yang berasal dari luar daerah dan ingin berkunjung, berikut adalah panduan rute praktis menuju Curug Botoh:

  1. Dari Alun-alun Limpung/Bawang, arahkan kendaraan menuju Pasar Tersono.
  2. Sebenarnya ada jalur via Gapura Desa Rejosari Barat, namun kondisi jalannya cukup menanjak dan kurang mulus. Disarankan ambil jalur via Pasar Tersono ke arah barat.
  3. Sesampainya di perempatan arah Sukorejo, ambil jalan LURUS saja (Jangan belok ke arah Curug Sijeglong).
  4. Ikuti jalan utama tersebut sejauh kurang lebih 3 km.
  5. Perhatikan sisi kiri jalan, cari papan kecil bertuliskan "PALUGUTAN" dengan kondisi jalan yang menurun.
  6. Masuk dan ikuti jalan tersebut hingga mentok di area pemukiman penduduk Desa Banteng.

Jika masih bingung, jangan ragu untuk bertanya kepada warga sekitar di Pasar Tersono dengan kata kunci "Desa Banteng" atau "Curug Botoh". Warga setempat biasanya sangat ramah dan siap membantu menunjukkan arah.

Keasrian alam Curug Botoh yang menenangkan Tebing Eksotis Curug Botoh
Aliran air jernih di sungai Curug BotohHidden Gem Curug Botoh Tersono Batang

Semoga ulasan mengenai potensi wisata Kabupaten Batang ini bermanfaat bagi rencana liburan Anda. Mari jaga kebersihan alam dengan tidak membuang sampah sembarangan saat berkunjung.

Video Vlog Perjalanan ke Curug Botoh

1 komentar

Silahkan di kritik siapa tau admin salah menulis artikel tentang Kabupaten Batang

Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar
Anonim
Anonim
05:14 Hapus
wah..aku orag lmpung belum pernah kesana....payah aku ni