Go International! SDN Sidayu Batang Terpilih Jadi Percontohan Dunia "Vegetables Go to School"

Daftar Isi

Batang – Sebuah prestasi gemilang kembali diukir oleh dunia pendidikan Kabupaten Batang di kancah internasional. SDN Sidayu, yang terletak di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, secara resmi terpilih menjadi salah satu dari 10 Sekolah Dasar di Indonesia yang dipercaya menjalankan misi tingkat dunia.

Sekolah ini ditunjuk langsung oleh Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Lembaga Riset Sayuran Dunia, AVRDC-The World Vegetable Center, yang berpusat di Tainan, Taiwan. Penunjukan ini bukan sembarangan, karena SDN Sidayu kini memegang peran vital sebagai Pilot Project nasional.

Siswa SDN Sidayu Batang dalam Program Vegetables Go to School

Ilustrasi: Siswa SDN Sidayu saat melaksanakan tugas program internasional.

Mengenal Program "Vegetables Go to School"

Program bergengsi yang bertajuk “Vegetables Go to School: Improving Nutrition through Agricultural Diversification” ini memiliki misi mulia untuk meningkatkan gizi anak sekolah melalui diversifikasi pertanian. Tidak main-main, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 6 negara lintas benua, yaitu:

  • Asia Tenggara: Indonesia dan Filipina.
  • Asia Selatan: Nepal dan Bhutan.
  • Afrika: Tanzania dan Burkina Faso.

Dalam kunjungannya ke SDN Sidayu, perwakilan dari BKP dan AVRDC menjelaskan latar belakang program ini. Masalah utama yang ingin diatasi adalah masih rendahnya tingkat konsumsi sayuran di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak. Hasil dari proyek percontohan di SDN Sidayu ini nantinya akan menjadi data krusial bagi pengambil kebijakan (BKP) untuk mengembangkan model kebun sekolah di seluruh Indonesia.

Disorot Dunia: Kunjungan dari Amerika hingga Zambia

Keseriusan program ini terbukti dari perhatian dunia internasional terhadap SDN Sidayu. Sekolah yang mewakili nama Batang ini dilaporkan pernah menerima kunjungan delegasi asing, termasuk dari Amerika Serikat dan Zambia. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan di SDN Sidayu dianggap sebagai model sukses yang layak dipelajari oleh negara lain.

Kerja sama antara Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan dengan AVRDC ini merupakan langkah strategis dalam Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP). Kepercayaan dunia terhadap sekolah di Kecamatan Bandar ini patut diacungi jempol dan diapresiasi setinggi-tingginya.

Butuh Dukungan Nyata, Bukan Sekadar Klaim

Prestasi ini tentu memancing reaksi positif dari masyarakat Batang. Salah satu tokoh masyarakat, Adiano de Lavega, melalui forum Pigura Warga Batang, menyampaikan rasa bangganya. Namun, ia juga memberikan catatan kritis bagi para pemangku kepentingan di daerah.

"Salut untuk SDN Sidayu. Namun, apakah ada kepedulian, dukungan, dan tindak lanjut nyata dari pihak terkait di daerah? Jangan sampai nanti setelah diekspos media, baru saling berebut pasang nama. Ayo maju terus SDN Sidayu, kami semua warga Batang bangga atas prestasimu," ungkap Adiano.

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa prestasi internasional membutuhkan dukungan infrastruktur dan kebijakan lokal yang berkelanjutan agar tidak layu sebelum berkembang.

Tertarik dengan informasi inspiratif lainnya dari Batang? Jangan lewatkan artikel berikut: