Tragedi Kecelakaan Maut Pickup L300 di Turunan Baron Bawang
BATANG – Jalur pegunungan di wilayah Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, memang dikenal memiliki medan yang menantang. Salah satu catatan kelam dalam sejarah transportasi di wilayah ini adalah peristiwa kecelakaan maut yang terjadi pada September 2016 silam.
Tragedi yang melibatkan sebuah mobil bak terbuka (pickup) L300 ini merenggut belasan nyawa dan menjadi pengingat keras akan bahaya penggunaan kendaraan barang untuk mengangkut manusia. Berikut adalah rekam jejak kronologi peristiwa memilukan di Desa Purbo (dekat Baron) tersebut.
Lokasi kejadian: Jalur turunan curam di sekitar Desa Purbo - Baron yang menjadi saksi bisu tragedi 2016.
Kronologi Tragedi Rombongan Takziah
Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin sore, 5 September 2016, sekitar pukul 17.45 WIB. Sebuah mobil pickup Mitsubishi L300 dengan nomor polisi G 1987 FC melaju dari arah Desa Sibebek (Dukuh Bentul) membawa rombongan warga yang hendak bertakziah ke Desa Amongrogo, Kecamatan Limpung.
Saat melintas di turunan tajam Dukuh Kebaron, Desa Purbo, kendaraan yang dikemudikan oleh Sdr. Sama'an (53) diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman alias rem blong.
"Mobil melaju kencang di turunan (diduga posisi gigi persneling tinggi), lalu tak terkendali hingga sopir membanting setir ke kiri menabrak tanggul sebelum akhirnya terbalik ke kebun sengon," demikian laporan saksi mata di lokasi kejadian saat itu.
Duka Mendalam: 16 Korban Meninggal
Kecelakaan tunggal ini tercatat sebagai salah satu yang terparah di Batang pada masanya. Dari total penumpang yang diangkut di bak belakang, mayoritas menjadi korban karena tidak adanya perlindungan keamanan.
Berdasarkan data akhir yang dihimpun pasca kejadian, insiden ini mengakibatkan duka yang sangat mendalam bagi warga Dukuh Bentul, Desa Sibebek:
- Korban Meninggal Dunia: Total tercatat mencapai belasan orang (laporan awal 12 orang, dan bertambah setelah perawatan medis). Sebagian besar meninggal di TKP akibat benturan keras.
- Luka-Luka: Korban selamat lainnya dilarikan ke Puskesmas Bawang, Puskesmas Limpung, dan RSUD Batang untuk penanganan intensif.
Pelajaran Mahal Keselamatan Berkendara
Tragedi di "Jalan Sicawang" atau turunan Kebaron ini menjadi peringatan keras bagi kita semua.
Pertama, bahaya fatal menggunakan mobil bak terbuka (pickup) untuk mengangkut manusia. Kedua, pentingnya memastikan kondisi rem kendaraan (cek kanvas dan minyak rem) sebelum melintasi jalur ekstrem Bawang - Tersono yang penuh tanjakan dan turunan curam.
Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Jangan biarkan tragedi serupa terulang kembali di jalanan Batang.
Sumber: Arsip Berita mBatang (September 2016) & Laporan Kepolisian Sektor Bawang.