Lelah Perjalanan di Pantura? Mampir Dulu ke Hutan Kota Rajawali Batang
Rindangnya pepohonan di Hutan Kota Rajawali (HKR) menjadi penyejuk alami di tengah kota. (Foto: Dok. Mbatang.com)
BATANG, Mbatang.com – Jalur Pantura identik dengan cuaca yang panas dan debu jalanan. Namun, siapa sangka di pinggir jalur sibuk ini terdapat sebuah "surga kecil" yang menyejukkan? Tempat itu adalah Hutan Kota Rajawali atau yang akrab disebut warga lokal sebagai HKR.
Terletak sangat strategis di sisi selatan Kota Batang (Desa Kauman), HKR kini telah bertransformasi menjadi destinasi favorit untuk melepas penat, berolahraga, hingga berburu kuliner murah meriah.
Rindangnya pepohonan di Hutan Kota Rajawali (HKR) menjadi penyejuk alami di tengah kota. (Foto: Dok. Mbatang.com)
1. Oase Hijau di Tengah Kota
Sesuai namanya, daya tarik utama tempat ini adalah ribuan pohon besar yang menjulang tinggi. Rimbunnya dedaunan menciptakan kanopi alami yang menghalau terik matahari. Begitu masuk ke area HKR, suhu udara terasa turun drastis menjadi lebih sejuk dan segar.
Rindangnya pepohonan di Hutan Kota Rajawali (HKR) menjadi penyejuk alami di tengah kota. (Foto: Dok. Mbatang.com)
"Bagi para pemudik atau pelancong yang melintas di Pantura Batang, HKR adalah rest area non-tol terbaik. Anda bisa menggelar tikar, meluruskan kaki, dan menghirup udara bersih sebelum melanjutkan perjalanan."
2. Surga Kuliner & Aktivitas Warga
HKR bukan hanya soal pohon. Di pagi hari (terutama Minggu), tempat ini dipadati warga yang melakukan aktivitas jogging atau senam. Jalur pejalan kaki yang rapi membuat aktivitas olahraga menjadi nyaman.
Rindangnya pepohonan di Hutan Kota Rajawali (HKR) menjadi penyejuk alami di tengah kota. (Foto: Dok. Mbatang.com)
Menjelang sore hingga malam, suasana berubah menjadi pusat kuliner rakyat. Anda bisa menemukan berbagai jajanan, mulai dari:
- Kopi dan mendoan hangat.
- Siomay dan Batagor khas pinggir jalan.
- Aneka minuman segar kekinian.
- Dan tentunya ramah di kantong pelajar maupun keluarga.
3. Lokasi dan Tiket Masuk
Keunggulan utama wisata ini adalah GRATIS (biasanya hanya dikenakan biaya parkir kendaraan yang sangat terjangkau). Lokasinya pun mudah diakses karena berada di pinggir jalan raya utama Batang.
Rindangnya pepohonan di Hutan Kota Rajawali (HKR) menjadi penyejuk alami di tengah kota. (Foto: Dok. Mbatang.com)
Fasilitas umum seperti toilet, mushola, dan area parkir yang luas juga sudah tersedia, menjadikan Hutan Kota Rajawali destinasi wisata keluarga yang lengkap dan murah.
Rindangnya pepohonan di Hutan Kota Rajawali (HKR) menjadi penyejuk alami di tengah kota. (Foto: Dok. Mbatang.com)
Tips Berkunjung:
Jika ingin suasana tenang untuk membaca buku atau 'healing', datanglah pada hari kerja (Senin-Jumat) di siang atau sore hari. Namun jika ingin merasakan keramaian dan kulineran, Sabtu dan Minggu adalah waktu yang tepat.
(Redaksi Mbatang.com)