Kilas Balik: Padatnya Arus Balik Lebaran 2017 di Tol Fungsional Gringsing

Daftar Isi

BATANG – Selain arus mudik, momen arus balik Lebaran 2017 juga mencatatkan sejarah tersendiri bagi lalu lintas di Jalur Pantura dan Tol Fungsional Batang. Kala itu, gelombang kendaraan yang kembali ke Jakarta menciptakan kepadatan luar biasa.

Berikut adalah kilas balik situasi lalu lintas di Tol Fungsional Gringsing - Batang pada awal Juli 2017, saat ribuan perantau mulai meninggalkan kampung halaman.

Arsip 2017: Kepadatan Arus Balik di Tol Fungsional Batang
Dokumentasi Juli 2017: Antrean kendaraan arus balik memadati gerbang tol darurat Gringsing.

Strategi Urai Kepadatan di Gringsing

Pada Minggu, 2 Juli 2017 (H+6 Lebaran), volume kendaraan arus balik mencapai puncaknya. Pihak kepolisian saat itu menerapkan rekayasa lalu lintas dengan membuka akses Tol Fungsional dari arah Gringsing menuju Batang/Brebes selama 24 jam penuh.

Langkah ini diambil karena Jalur Pantura arteri sudah tidak mampu menampung beban kendaraan. Meskipun kondisi tol saat itu masih minim penerangan dan berdebu, pembukaan jalur ini menjadi solusi vital untuk mengalirkan ribuan mobil menuju Jakarta.

Situasi di Exit Kandeman

Sementara itu, pantauan di titik keluar-masuk (Exit) Kandeman juga menunjukkan keramaian yang signifikan. Iring-iringan mobil pribadi berplat B (Jakarta) mendominasi jalanan.

Para petugas di lapangan bekerja ekstra keras mengatur pertemuan arus antara kendaraan dari jalan tol fungsional dengan kendaraan bus dan truk yang melintas di jalur Pantura lama. Sinergi ini berhasil mencegah terjadinya kemacetan total (gridlock) di wilayah Batang Kota.

Kenangan Perjuangan 2017

Melihat kembali arsip berita ini mengingatkan kita pada "perjuangan" pemudik tahun 2017. Mereka harus ekstra hati-hati melintasi jalan beton sementara, minim rest area, dan debu tebal demi bisa kembali beraktivitas di ibu kota.

Kini, perjalanan Batang-Jakarta sudah jauh lebih nyaman berkat rampungnya Tol Trans Jawa. Namun, cerita arus balik 2017 tetap menjadi bagian penting dari sejarah transportasi di Kabupaten Batang.


Penulis: Tim Redaksi mBatang | Sumber: Arsip Berita Juli 2017