Lestarikan Budaya dan Pererat Silaturahmi, Kodim Batang Meriahkan Lomba Gobak Sodor
BATANG – Sinergitas antara TNI dan pemerintah daerah tidak melulu soal kegiatan formal atau pembangunan fisik semata. Keakraban tersebut juga dapat terjalin melalui pelestarian budaya tradisional, seperti yang terlihat dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Kabupaten Batang.
Anggota Kodim 0736/Batang turut ambil bagian memeriahkan lomba permainan tradisional Gobak Sodor yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang. Keikutsertaan ini menjadi bukti komitmen TNI untuk membaur dan menjaga kearifan lokal.
Melestarikan Permainan Tradisional
Di tengah gempuran permainan digital, keberadaan permainan tradisional seperti Gobak Sodor kian terpinggirkan. Momen Haornas kali ini dimanfaatkan secara maksimal oleh Pemkab Batang untuk menghidupkan kembali nostalgia permainan masa kecil tersebut.
Lomba ini diikuti oleh 16 tim dari berbagai instansi, termasuk tim dari Kodim 0736/Batang. Semangat para prajurit dalam mengikuti lomba ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan sebagai upaya nyata untuk nguri-uri budaya (melestarikan budaya) Jawa agar tidak punah.
Mempererat Sinergitas Antar Instansi
Kehadiran anggota Kodim 0736/Batang dalam ajang ini membawa pesan penting tentang persatuan. Melalui permainan yang mengandalkan kekompakan tim ini, komunikasi dan silaturahmi antar instansi vertikal maupun horizontal dapat terjalin lebih cair dan hangat.
"Menang atau kalah itu biasa, yang utama adalah kebersamaan dan sportivitas. Ini wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan pemerintah daerah melalui olahraga rekreasi yang menyehatkan jasmani dan rohani."
Filosofi dan Keseruan Gobak Sodor
Gobak sodor sendiri bukan sekadar permainan fisik. Permainan beregu yang terdiri dari 3 hingga 5 orang ini menuntut strategi, kecepatan, dan kerja sama tim yang solid.
Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis pertahanan secara bolak-balik di lapangan berukuran 9x4 meter. Bagi para peserta, termasuk anggota TNI, permainan ini mengajarkan nilai kejujuran dan sportivitas, di mana setiap pemain harus sigap menjaga posisinya sekaligus gesit mencari celah lawan. (Pendim 0736/Batang)