Sambut HUT TNI, Kodim 0736/Batang Pererat Sinergitas dengan Ulama dan Santri di Subah

Daftar Isi

BATANG – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI, Kodim 0736/Batang terus memperkuat kemanunggalan dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya para ulama dan santri.

Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0736/Batang, Mayor Inf Raji, ke Pondok Pesantren Darussalam di Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah.

Didampingi Pasiter Kapten Inf Supirno dan Danramil 01/Subah Kapten Inf Purbo, kedatangan rombongan TNI disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes, KH. Ali Mas'ud, S.Ag. Desa ini juga dikenal bersejarah sebagai tanah kelahiran Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Ali Mustafa Yaqub.

Memperkokoh Benteng NKRI Bersama Ulama

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Mayor Inf Raji menyampaikan bahwa ulama dan santri memiliki peran strategis dalam sejarah perjuangan bangsa. Oleh karena itu, sinergi antara TNI dan pesantren harus terus dijaga demi keutuhan NKRI.


"Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, tetapi upaya nyata mempererat tali persaudaraan. Kami mengajak para Kyai, santri, dan tokoh pemuda untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan wilayah kita dari ancaman perpecahan," ujar Kasdim.

Waspada Bahaya Narkoba dan Paham Radikal

Selain mempererat ukhuwah, Kasdim juga menitipkan pesan penting terkait ancaman modern yang mengintai generasi muda, yakni narkoba dan terorisme. Ia meminta pihak pesantren untuk selektif dan waspada terhadap masuknya paham-paham radikal yang ingin merusak kedamaian negara.

"Kami mohon agar pesantren yang sudah berkembang pesat ini dijaga betul. Jangan sampai disusupi ideologi yang merusak. Selain itu, kami titip para santri agar diawasi dari bahaya peredaran narkoba yang kini kian marak masuk ke pelosok desa," tegasnya.

Mengajak Nonton Bareng Film Sejarah

Menutup kunjungannya, Kasdim 0736/Batang menyampaikan instruksi terkait agenda nonton bareng (nobar) film sejarah G30S/PKI. Agenda ini bertujuan memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai kekejaman ideologi komunis di masa lampau yang telah banyak memakan korban dari kalangan ulama dan santri.

Kegiatan diakhiri dengan doa penutup yang dipimpin oleh KH. Ma'arif Sahid demi keselamatan bangsa dan kelancaran tugas TNI. (Pendim 0736/Batang)