Tanamkan Kesadaran Sejarah, Sekolah di Kota Batang Gelar Nobar Film G30S/PKI
BATANG – Pendidikan sejarah tidak cukup hanya diajarkan melalui buku teks di dalam kelas. Visualisasi peristiwa masa lalu sering kali lebih efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Hal inilah yang mendasari sejumlah sekolah di wilayah Kota Batang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI.
Kegiatan yang dilaksanakan pada bulan September ini merupakan respons positif dunia pendidikan terhadap upaya memberikan pemahaman utuh mengenai sejarah kelam yang pernah menimpa Bangsa Indonesia pada tahun 1965 silam.
Edukasi Visual untuk Generasi Milenial
Suasana khidmat terlihat menyelimuti ruangan saat film dokumenter drama tersebut diputar. Para siswa yang merupakan generasi milenial tampak serius menyimak alur cerita yang menggambarkan kekejaman ideologi komunis dalam upaya mengganti ideologi Pancasila.
Pihak sekolah menilai, pemutaran film ini sangat relevan sebagai benteng moral. Di era keterbukaan informasi, generasi muda rentan disusupi paham-paham yang bertentangan dengan konsensus negara. Melalui film ini, siswa diajak untuk "melek sejarah" dan memahami betapa mahalnya harga sebuah kedaulatan NKRI.
Sinergi TNI dan Institusi Pendidikan
Kegiatan nobar di lingkungan sekolah ini juga tidak lepas dari pendampingan jajaran TNI dari Kodim 0736/Batang. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah pelajar memberikan nilai tambah, karena mereka dapat memberikan penjelasan kontekstual mengenai peran TNI dan rakyat dalam menumpas pemberontakan tersebut.
"Sejarah adalah guru terbaik. Jangan sampai peristiwa kelam tersebut terulang kembali di masa depan. Adik-adik pelajar adalah calon pemimpin bangsa yang harus memegang teguh Pancasila."
Membangun Karakter Cinta Tanah Air
Diharapkan, setelah menonton film ini, para siswa di Kabupaten Batang tidak hanya mengerti urutan peristiwa sejarah, tetapi juga tumbuh rasa cinta tanah air (nasionalisme) yang lebih tebal. Mereka diharapkan menjadi generasi yang kritis, tidak mudah terprovokasi, dan siap menjaga keutuhan bangsa. (Pendim 0736/Batang)