Perkuat Wawasan Kebangsaan, TNI Gandeng Tokoh Agama Matangkan Rencana Nobar Film Sejarah

Daftar Isi

BATANG – Komunikasi Sosial (Komsos) merupakan metode ampuh yang terus dijalankan oleh jajaran TNI AD untuk mendekatkan diri dengan rakyat. Hal ini pula yang dilakukan oleh jajaran Kodim 0736/Batang sebelum menggelar agenda besar yang melibatkan masyarakat luas.

Menjelang pelaksanaan Nonton Bareng (Nobar) film sejarah Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI, pihak Koramil setempat terlebih dahulu melakukan "rembug" atau silaturahmi koordinasi dengan para Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) dan tokoh agama di wilayah binaan.

Sinergi Ulama dan Umara

Langkah persuasif ini dilakukan untuk menyamakan persepsi. TNI menyadari bahwa Ponpes adalah benteng moral bangsa, dan para Kyai adalah tokoh sentral yang dihormati. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, pihak TNI menyampaikan maksud pemutaran film, yakni semata-mata untuk edukasi sejarah bagi generasi muda.

Hal ini dinilai penting agar para santri di Kabupaten Batang memahami fakta sejarah kelam bangsa Indonesia dan peran vital santri dalam mempertahankan ideologi negara di masa lalu.

Membangun Generasi Melek Sejarah

Respon positif pun datang dari para pimpinan Ponpes. Mereka menyambut baik inisiatif TNI. Kegiatan "rembug" ini menghasilkan kesepakatan bahwa nobar akan digelar dengan suasana yang edukatif dan kondusif.

"Santri harus tahu sejarah. Dulu, Ulama dan Santri adalah garda terdepan bersama TNI dalam menjaga Pancasila. Nobar ini bukan untuk menanamkan dendam, tapi untuk kewaspadaan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali."

Kemanunggalan TNI-Rakyat

Melalui musyawarah dan koordinasi yang baik ini, diharapkan pelaksanaan Nobar nantinya dapat berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran. Kegiatan ini sekaligus membuktikan bahwa hubungan emosional antara TNI dan kalangan Pesantren sangat harmonis dan solid dalam menjaga keutuhan NKRI. (Pendim 0736/Batang)