Antisipasi Gagal Panen, Babinsa Tersono dan Petani Kompak Gelar Gerdal Hama

Daftar Isi
Babinsa Tersono dan Petani melakukan pengendalian hama di sawah

Sinergi Babinsa Koramil 06/Tersono dan Petani saat melakukan pengendalian hama (Foto: Dok. Pendim0736)

BATANG – Komitmen untuk menyukseskan swasembada pangan nasional terus ditunjukkan secara nyata di tingkat daerah. Kali ini, jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 06/Tersono Kodim 0736/Batang turun langsung ke sawah untuk melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama tanaman bersama para petani.

Kegiatan pendampingan yang intensif ini bukan hal baru bagi petani di Kabupaten Batang. Sinergi antara Babinsa dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam program Upaya Khusus (Upsus) telah menjadi rutinitas, mulai dari tahap penyiapan bibit, olah lahan, distribusi pupuk, hingga pengawalan masa panen.

Sinergi di Lahan Dukuh Mangunsari

Aksi nyata pengendalian hama kali ini difokuskan di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Anugerah, Dukuh Mangunsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Tersono. Bersama petugas pertanian, anggota Koramil 06/Tersono bahu-membahu melakukan penyemprotan dan teknis pengendalian lainnya untuk meminimalisir serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Tersono beserta jajaran PPL, Koordinator Penyuluh Pertanian Bapak Wahyudi, serta Ketua Poktan Anugerah, Bapak Rofii, bersama para anggotanya.

Respons Positif Petani

Kehadiran TNI di tengah-tengah petani memberikan suntikan semangat tersendiri. Bapak Rofii, selaku Ketua Poktan Anugerah, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian para petugas dan Babinsa.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan tenaga dan pendampingan ini. Besar harapan kami agar sinergi seperti ini tidak berhenti di sini, namun terus berlanjut untuk membantu mengatasi kesulitan-kesulitan petani di masa depan," ungkap Rofii.

Langkah preventif melalui Gerdal ini diharapkan mampu menekan populasi hama yang merugikan, sehingga produktivitas panen padi di wilayah Kecamatan Tersono dapat terjaga dengan optimal. (Pendim0736/Red)