Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Habib Lutfi Sampaikan Tausiyah Kebangsaan di TMP Kadilangu

Daftar Isi
Suasana Tausiyah Kebangsaan di TMP Kadilangu Batang dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila
Suasana khidmat saat Tausiyah Kebangsaan di Taman Makam Pahlawan Kadilangu (Foto: Dok. Pendim 0736)

BATANG – Semangat kebangsaan kembali bergemuruh di Kabupaten Batang. Ulama kharismatik, Habib Lutfi bin Ali bin Yahya, tak henti-hentinya menyuarakan cinta tanah air kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Setelah sebelumnya hadir di Pendopo Kabupaten dan Lapangan Sidayu, kali ini Habib Lutfi memberikan orasi kebangsaan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kadilangu.

Kegiatan yang digelar pada Minggu (1/10) ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI ke-72, hasil kerjasama antara Kodim 0736/Batang dengan Forum Komunitas Masyarakat Peduli Batang (FKMPB).

Sinergi Ulama dan Umara

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, antara lain Bupati Batang H. Wihaji S.Ag M.Pd, Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha S.Sos, perwakilan Kapolres Batang AKBP Ambaryono, Kepala BNNK Batang, serta Sekda Drs. H. Nasikhin.

Dalam sambutannya, Dandim 0736/Batang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai bentuk deteksi dini terhadap ancaman yang ingin memecah belah bangsa. "Indonesia punya kekuatan besar, yaitu rakyatnya. Mari laporkan jika ada hal mencurigakan kepada aparat, dan bersama-sama kita jaga kondusifitas Batang," tegas Letkol Fajar.

Perang Melawan Narkoba dan Lupa Sejarah

Senada dengan Dandim, Kepala BNNK Batang menyoroti ancaman nyata di depan mata, yakni darurat narkoba. Ia menyerukan perang melawan narkoba yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mengingat Indonesia kini menjadi salah satu pasar terbesar peredaran narkotika di Asia Tenggara.

Sementara itu, Bupati Batang H. Wihaji menekankan pentingnya merawat 4 Pilar Kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. "Tantangan kita hari ini berbeda dengan zaman dulu. Jangan sampai kita melupakan sejarah. Mari kita jaga Batang dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan mulai dari diri sendiri," ajak Bupati.

Pesan Persatuan Habib Lutfi

Sebagai puncak acara, Habib Lutfi bin Ali bin Yahya menyampaikan tausiyah yang menggugah jiwa. Beliau mengingatkan bahwa persatuan Indonesia adalah buah dari pengamalan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Kita harus bangga memiliki Pancasila yang tidak dimiliki negara lain. Hormatilah mereka yang memberi kita 'makan' (jasa pahlawan dan petani), belajarlah dari filosofi petani yang kompak dalam menanam. Jangan lupakan sejarah perjuangan para pahlawan," pesan Habib Lutfi.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan prosesi tabur bunga di makam para syuhada, sebagai simbol penghormatan abadi kepada pahlawan yang telah gugur demi bangsa. Simak terus informasi kegiatan kebangsaan lainnya di portal Berita Batang.

(Pendim 0736/Red)