Kasdim 0736/Batang Hadiri Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-46 di Alun-Alun Batang

Daftar Isi
Kasdim 0736 Batang Mayor Inf Raji saat menghadiri Upacara HUT KORPRI di Alun-Alun Batang
Suasana Upacara HUT KORPRI ke-46 di Alun-Alun Batang. (Foto: Pendim 0736)

Batang – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0736/Batang, Mayor Inf. Raji, beserta Ibu Ketua Persit KCK Cabang XXIV Kodim 0736/Batang, turut hadir dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI ke-46 dan HUT Dharma Wanita Persatuan ke-18. Kegiatan khidmat ini diselenggarakan di pusat kota, tepatnya di Alun-alun Kabupaten Batang pada Rabu (29/11).

Mengusung tema besar "46 Tahun Korpri Kerja Bersama Setia Sepanjang Masa", upacara ini dihadiri oleh kurang lebih 350 peserta dari berbagai instansi. Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Bupati Batang, H. Wihaji, S.Ag, M.Pd. Sementara itu, posisi Pemimpin Upacara diisi oleh Sekretaris Inspektorat Kabupaten Batang, Agung Widodo, S.STP, MM.

Deretan Pejabat Hadir di Alun-Alun Batang

Selain Kasdim 0736/Batang, upacara ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pejabat penting daerah lainnya. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan sinergitas yang kuat di Kabupaten Batang:

  • Ketua DPRD Batang, Imam Teguh Raharjo, S.IP.
  • Wakil Bupati Batang, Suyono, S.IP, M.Si.
  • Sekda Kabupaten Batang, Drs. M. Nasikhin, MH.
  • Ketua Pengadilan Negeri Batang, Indirawati, SH, MH.
  • Perwakilan Kajari dan Kapolres Batang.
  • Ketua dan Wakil Ketua Dharma Wanita Kabupaten Batang.
  • Para Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Batang.

Di sela-sela upacara, Bupati Batang menyematkan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah menunjukkan pengabdian tulus selama 10, 20, hingga 30 tahun.

Pesan Penting Presiden: Netralitas dan Inovasi

Dalam amanatnya, Pembina Upacara membacakan sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia selaku Penasihat Nasional KORPRI. Presiden menekankan beberapa poin krusial bagi seluruh anggota Korpri di Indonesia:

  1. Menjaga Persatuan: Korpri harus menjadi perekat bangsa, terutama menjelang tahun politik dan Pilkada serentak. Netralitas adalah harga mati demi menjaga stabilitas negara.
  2. Transformasi Birokrasi: Sejalan dengan UU Aparatur Sipil Negara (ASN), Korpri diminta bertransformasi menjadi korps yang profesional, menjaga kode etik, dan memberikan perlindungan hukum bagi anggotanya.
  3. Tinggalkan Mentalitas Lama: Presiden meminta ASN membuang mental "priyayi" atau penguasa. Sebaliknya, ASN harus berorientasi pada pelayanan publik yang prima, murah, dan cepat.
  4. Anti Korupsi: Anggota Korpri harus berada di garis depan dalam pemberantasan korupsi dan pungutan liar (pungli) untuk memenangkan kompetisi global.

Harapan Bupati Batang untuk ASN

Menutup rangkaian acara, Bupati Wihaji menyampaikan harapan khususnya kepada para ASN di lingkungan Pemkab Batang. Ia menantang para pegawai untuk terus melahirkan inovasi dan kreativitas dalam melayani masyarakat.

"Kepada para ASN, mari kita tingkatkan budaya disiplin dan kinerja. Saya juga berharap penyerapan anggaran dapat berjalan optimal. Dengan kebersamaan, Insya Allah cita-cita membangun Batang yang guyub rukun akan terwujud."

Tak lupa, beliau juga memberikan apresiasi kepada Dharma Wanita Persatuan agar terus semangat mendampingi dan mendukung tugas para suami. Selamat HUT ke-46 KORPRI dan HUT ke-18 Dharma Wanita Persatuan.

(Pendim 0736/Batang)

Posting Komentar