Cegah Lonjakan Harga, Babinsa Kodim 0736/Batang Blusukan Pantau Pasar Tradisional

Daftar Isi
Babinsa Kodim 0736/Batang saat mengecek harga sembako di pasar tradisional
Babinsa berdialog dengan pedagang pasar untuk memantau stabilitas harga kebutuhan pokok. (Foto: Dok. Mbatang.com)

BATANG, Mbatang.com – Ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok (Sembako) menjadi hal krusial yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Guna memastikan masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga sepihak, jajaran Babinsa Kodim 0736/Batang turun langsung melakukan pemantauan di pasar-pasar tradisional.

Kegiatan "blusukan" ke pasar ini dilakukan untuk mengecek langsung kondisi riil di lapangan, mulai dari ketersediaan stok hingga fluktuasi harga komoditas penting seperti beras, minyak goreng, telur, dan cabai.

Deteksi Dini Penimbunan & Lonjakan Harga

Dalam pantauan tersebut, Babinsa berinteraksi langsung dengan para pedagang. Langkah ini dinilai efektif untuk mendeteksi dini jika ada indikasi permainan harga atau penimbunan barang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, terutama menjelang momen-momen hari besar.

"Tugas TNI bukan hanya perang, tapi juga menjaga ketahanan wilayah termasuk ketahanan pangan. Kami ingin memastikan dapur warga tetap ngebul dan harga-harga di pasar tetap terjangkau dan wajar."

Hasil Pantauan di Lapangan

Dari hasil pengecekan tersebut, secara umum stok kebutuhan pokok di wilayah [Sebutkan Kecamatan/Pasar: misal Pasar Batang / Pasar Limpung] terpantau aman. Meski ada beberapa komoditas yang mengalami dinamika harga, namun masih dalam batas kewajaran.

Kehadiran Babinsa di tengah pasar ini mendapatkan respon positif. Para pedagang merasa lebih tenang dan terlindungi, sementara pembaca (masyarakat) mendapatkan kepastian informasi mengenai ketersediaan pangan.

Sinergi Menjaga Ekonomi Warga

Kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala. Kodim 0736/Batang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait (Bulog/Disperindag) guna menjaga stabilitas ekonomi mikro di Kabupaten Batang.

(Redaksi Mbatang.com)

Posting Komentar