Hadapi Musim Paceklik, Ratusan Nelayan Batang Bernafas Lega Terima Bantuan Beras
Senyum sumringah nelayan saat menerima bantuan beras untuk masa paceklik. (Foto: Dok. Mbatang.com)
BATANG, Mbatang.com – Siklus cuaca ekstrem atau yang akrab disebut "Musim Baratan" menjadi masa sulit bagi para nelayan di pesisir Kabupaten Batang. Tingginya gelombang laut memaksa mereka menyandarkan perahu, yang berdampak langsung pada hilangnya mata pencaharian harian.
Merespons kondisi tersebut, kepedulian nyata ditunjukkan melalui penyaluran Bantuan Beras Paceklik kepada para nelayan yang terdampak. Bantuan ini menjadi "angin segar" di tengah ketidakpastian cuaca yang melanda perairan laut Jawa.
Penyambung Hidup Saat Tidak Melaut
Proses pembagian beras yang berlangsung tertib ini disambut dengan rasa syukur. Bagi para nelayan, bantuan logistik ini bukan sekadar beras, melainkan penyambung hidup bagi keluarga di rumah saat kepala keluarga tidak bisa mencari nafkah di laut.
"Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Saat ombak tinggi seperti sekarang, kami praktis tidak ada pemasukan. Beras ini setidaknya membuat dapur kami tetap ngebul untuk beberapa hari ke depan," ungkap salah seorang nelayan penerima bantuan.
Komitmen Pemerintah dan Aparat
Kegiatan penyaluran ini merupakan bentuk kehadiran negara dan sinergi berbagai pihak [Pemkab/Dinas Perikanan/TNI/Polri] dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat pesisir. Tujuannya jelas, yakni meringankan beban ekonomi nelayan agar tidak terjerat utang selama masa tunggu melaut.
Selain membagikan beras, petugas juga memberikan himbauan keselamatan agar nelayan tidak memaksakan diri melaut jika cuaca masih membahayakan keselamatan jiwa.
Harapan Cuaca Membaik
Para nelayan berharap cuaca buruk segera berlalu agar mereka dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. Namun, dengan adanya perhatian dan bantuan beras paceklik ini, setidaknya kecemasan mereka akan kebutuhan pangan pokok sedikit terobati.
(Redaksi Mbatang.com)
Posting Komentar
Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar