Wacana Batang Superblock: Menanti Realisasi Mall dan Sport Center di Dr. Sutomo
Wajah kota Kabupaten Batang pernah digadang-gadang akan berubah drastis dengan adanya rencana pembangunan kawasan terpadu bernama Batang Superblock.
Konsep besar ini dirancang untuk menyatukan berbagai fasilitas publik modern dalam satu kawasan, mulai dari Sport Center (GOR Indoor), pusat perbelanjaan (Mall), Taman Kota, hingga pusat hiburan. Sebuah rencana yang tentunya menjadi impian bagi warga Batang untuk memiliki pusat keramaian yang representatif.
Ilustrasi: Konsep Batang Superblock yang direncanakan (Dok. Arsip)
Lokasi Strategis di Jantung Kota
Berdasarkan perencanaan awal, megaproyek ini membidik lokasi yang sangat strategis, yaitu di lahan eks pasar darurat di Jalan Dr. Sutomo (dekat Hutan Kota Rajawali).
Lokasi tersebut merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang dengan luas lahan mencapai 8 hektare, yang membentang dari area Hutan Kota Rajawali hingga ke area persawahan di sekitarnya. Luasnya lahan ini dinilai sangat mumpuni untuk menampung kompleks olahraga dan perbelanjaan skala besar.
Anggaran dan Rencana Investasi
Dalam wacana yang sempat disampaikan oleh Bupati Batang periode lalu, Wihaji, proyek ini membutuhkan anggaran yang fantastis. Untuk pembangunan fisiknya saja, Pemkab sempat menganggarkan dana awal di atas Rp 50 Miliar.
"Pembangunannya sudah masuk dalam RPJMD. Keinginan kita tahun 2020 dan 2021 sudah mulai dibangun. Khusus untuk Sport Center (GOR Indoor), Detail Engineering Design (DED)-nya sudah disiapkan," tutur Wihaji kala itu.
Namun, menyadari keterbatasan APBD untuk membiayai keseluruhan proyek superblock yang bisa menelan ratusan miliar, Pemkab Batang membuka pintu lebar-lebar bagi investor swasta untuk berkolaborasi, tentunya dengan mekanisme yang sesuai aturan perundang-undangan.
Hingga artikel ini diperbarui pada September 2024, realisasi pembangunan fisik Mall maupun Superblock di lokasi tersebut belum terlihat signifikan. Tantangan pendanaan dan dinamika investasi pasca-pandemi kemungkinan menjadi faktor utama penundaan proyek ambisius ini.
Meskipun demikian, harapan masyarakat untuk melihat pembangunan Batang yang lebih modern tetap ada. Apakah rencana ini akan dilanjutkan oleh pemerintahan selanjutnya atau mengalami perubahan konsep? Kita tunggu kabar baiknya.
Sumber referensi awal: Tribunjateng.com. Diedit ulang dan dimutakhirkan oleh Tim Redaksi mBatang.com.
Posting Komentar
Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar