Kilas Balik Mudik 2019: Tahun Pertama Tol Batang-Semarang Beroperasi Penuh

Daftar Isi

BATANG – Masih ingatkah Anda dengan momen Mudik Lebaran tahun 2019? Tahun tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi transportasi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Batang. Untuk pertama kalinya, pemudik bisa melintasi Tol Trans Jawa yang sudah beroperasi penuh alias tidak lagi fungsional.

Lalu lintas di ruas Tol Batang-Semarang pada Juni 2019 menyajikan pemandangan yang jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang penuh debu. Berikut adalah kilas balik suasananya.

Arsip 2019: Suasana Sistem One Way di Tol Batang Semarang
Dokumentasi 2019: Penerapan sistem satu arah (One Way) membuat pemudik leluasa melintas.

Era Baru Sistem "One Way"

Salah satu kebijakan paling mencolok pada arus mudik 2019 adalah penerapan sistem satu arah atau One Way berskala nasional. Ruas Tol Batang-Semarang menjadi salah satu titik kuncinya.

Kala itu, terlihat pemandangan unik di mana seluruh lajur (baik jalur A maupun jalur B) digunakan sepenuhnya oleh kendaraan yang menuju arah Timur (Semarang/Solo/Surabaya). Strategi ini terbukti ampuh membuat arus lalu lintas di Batang yang biasanya padat merayap menjadi ramai lancar, bahkan cenderung lengang di jam-jam tertentu.

Tantangan "Micro Sleep"

Jika tahun-tahun sebelumnya (2017-2018) tantangannya adalah macet dan debu, pada tahun 2019 tantangannya berubah menjadi rasa kantuk.

Kondisi jalan Tol Batang yang mulus dan lurus panjang (terutama di area Kandeman hingga Gringsing) membuat pengendara terlena. Pada tahun tersebut, isu keselamatan berkendara dan bahaya micro sleep menjadi perhatian utama pihak Polres Batang dan pengelola tol, mengingat kecepatan kendaraan rata-rata cukup tinggi.

Antrean di Rest Area 379A

Meskipun jalur utama lancar berkat One Way, kepadatan pada tahun 2019 justru bergeser ke pintu masuk tempat istirahat. Rest Area KM 379A Gringsing menjadi salah satu titik favorit pemudik untuk melepas lelah setelah perjalanan panjang dari Jakarta.

Sistem buka-tutup Rest Area pun sempat diterapkan petugas untuk mencegah ekor antrean mengular hingga ke bahu jalan utama tol.


Kenangan mudik 2019 ini menjadi bukti keberhasilan transformasi infrastruktur di Indonesia. Perjalanan mudik yang dulu identik dengan kemacetan berhari-hari, kini menjadi cerita perjalanan wisata yang lebih terukur waktunya.

Penulis: Tim Redaksi mBatang | Sumber: Arsip Berita Juni 2019

Posting Komentar