Strategis! Pemkab Batang Usulkan Jalan Tembus Bawang-Dieng Jadi Jalan Provinsi
Batang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang terus melakukan terobosan infrastruktur guna mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mengusulkan status Jalan Tembus Bawang-Dieng agar dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Jalur yang menghubungkan Kabupaten Batang dengan Kabupaten Banjarnegara ini dinilai vital karena menjadi akses tercepat dari Jalur Pantura menuju dataran tinggi Dieng.
Kondisi jalur beton penghubung Bawang (Batang) ke Dieng (Banjarnegara).
Akses Terpendek Menuju KSPN Dieng
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang, Ketut Mariadji, menjelaskan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi intensif dengan Dinas PUBMCK Jawa Tengah untuk mengawal usulan ini.
"Ruas jalan sepanjang kurang lebih delapan kilometer ini kami usulkan naik status menjadi jalan provinsi. Alasannya sangat kuat, yakni jalur ini merupakan akses paling pendek dan efisien dari jalur Pantura menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Dieng," ungkap Ketut Mariadji di Batang, Minggu (24/11/2019).
Progres Betonisasi Capai 94%
Terkait kondisi fisik di lapangan, Kepala Bidang Prasarana Jalan dan Jembatan, Nur Haryanto, memaparkan data teknis pembangunan yang sedang berjalan di ruas Jalan Deles Sigemplong, Kecamatan Bawang.
-
Paket Peningkatan Jl. Deles Sigemplong:
Dikerjakan oleh PT Tirta Handayani (KSO PT Sempalan Tekhnologi Nasional) dengan nilai kontrak lebih dari Rp6,3 miliar. Realisasi fisik sudah mencapai 94% dari target rencana 94,5%. -
Paket Rabat Beton Dukuh Sigemplong Rejosari:
Dikerjakan oleh PT Raharja Mulia dengan nilai kontrak Rp2,39 miliar. Progres di lapangan sangat positif, mencapai 98,6% melampaui target rencana 92,2%.
Pembangunan infrastruktur yang masif ini merupakan bukti komitmen pemerintah daerah. Ikuti terus perkembangan Berita Pembangunan Batang Terkini lainnya di portal kami.
Target Rampung Akhir Tahun
Dengan capaian progres yang positif, DPUPR Batang optimistis proyek ini tuntas tepat waktu pada Desember 2019. Hal ini ditargetkan agar pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2020, jalur "Tol di Atas Awan" ini sudah bisa dinikmati oleh pemudik maupun wisatawan.
"Pekerjaan terus dikebut. Jika tidak ada kendala cuaca ekstrem, Desember sudah rampung total dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah Bawang ke Dieng atau sebaliknya," pungkasnya.
Sumber referensi: Solopos.com, diolah kembali oleh Redaksi mBatang.com.
Posting Komentar
Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar