Ribuan Penonton Padati Festival Industropolis Batang: Guyon Waton Bius Warga di Perayaan HUT ke-5 KEK
Batang – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Batang pada Jumat (6/2/2026) malam, tak menyurutkan semangat ribuan warga untuk memadati kawasan industri kebanggaan daerah ini. Gemerlap lampu panggung dan antusiasme tinggi mewarnai gelaran Festival Industropolis Batang yang berlangsung di lokasi yang kini resmi berstatus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
Acara ini bukan sekadar panggung hiburan biasa, melainkan sebuah penanda penting perjalanan lima tahun transformasi industri di Batang. Grup musik populer asal Yogyakarta, Guyon Waton, hadir sebagai bintang utama yang sukses "mengambyarkan" suasana, menyedot perhatian sekitar 10.000 penonton yang memadati venue.
Bagi Anda yang melewatkan kemeriahan semalam, tim redaksi mbatang.com telah merangkum laporan lengkapnya, mulai dari euforia konser hingga visi besar masa depan ekonomi Batang yang disampaikan oleh pihak pengelola.
Perayaan yang Sempat Tertunda: Refleksi 5 Tahun Perjalanan
Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Ngurah Irawan, menjelaskan bahwa festival ini sejatinya adalah puncak perayaan Hari Jadi ke-5 Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Secara historis, peringatan tersebut jatuh pada tanggal 11 Desember 2025 lalu.
"Waktu itu kita sedang berduka karena ada bencana, sehingga perayaannya kami tunda dan baru bisa dilaksanakan pada hari ini," ungkap Ngurah Irawan saat ditemui di sela-sela acara, Jumat malam.
Penundaan ini justru memberikan makna yang lebih mendalam. Festival ini menjadi momen refleksi bagaimana sebuah kawasan yang pada tahun 2020 hanyalah hamparan perkebunan karet, kini telah bermetamorfosis menjadi kawasan industri modern berskala internasional. Transformasi ini dinilai sangat cepat dan progresif, menjadikan Batang sebagai salah satu magnet investasi terbesar di Indonesia.
Transformasi Menjadi KEK dan Jaminan Regulasi
Dalam sambutannya, Ngurah Irawan menekankan status baru kawasan ini. Sejak 20 Maret 2025, Batang resmi ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Fokus utamanya mencakup sektor industri pengolahan, logistik, transportasi, hingga pariwisata.
"Ke depan, kawasan ini diproyeksikan menjadi kota modern yang terintegrasi, mulai dari pelabuhan, pusat industri, hingga destinasi wisata," jelasnya optimis.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberlanjutan proyek raksasa ini telah dilindungi payung hukum yang kuat, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2025. Regulasi ini menjadi garansi bagi para investor dan masyarakat bahwa pembangunan KEK Industropolis Batang akan terus berlanjut dan terjaga, terlepas dari dinamika pergantian kepemimpinan politik di tingkat nasional maupun daerah.
Untuk mengetahui update terbaru mengenai perkembangan industri dan dampaknya bagi ekonomi lokal, Anda bisa memantau rubrik Berita Bisnis Batang.
Ribuan Lapangan Kerja Menanti Warga Lokal
Salah satu poin paling menarik dari festival ini adalah paparan mengenai dampak ekonomi bagi warga lokal. Ngurah Irawan memaparkan data yang membawa angin segar bagi para pencari kerja di Batang dan sekitarnya.
"Dari sisi ekonomi, proyek KEK Industropolis Batang diperkirakan mampu menciptakan sekitar 4.000 hingga 5.000 lapangan kerja baru setiap tahunnya," terangnya.
Peluang ini tidak hanya terbatas pada sektor pabrik atau manufaktur saja. Pengembangan kawasan ini juga mencakup pembangunan fasilitas pendukung gaya hidup modern, seperti hotel, apartemen, hingga kompleks rumah toko (ruko). Artinya, kebutuhan tenaga kerja akan sangat bervariasi, mulai dari tenaga teknis hingga sektor jasa dan perhotelan.
Bagi Anda yang sedang mencari peluang karir, jangan lupa untuk rutin mengecek informasi Lowongan Kerja Batang yang sering kami update.
Pesan Khusus untuk Desa Penyangga: "Sekolah Dulu, Baru Kerja"
Kawasan industri tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan masyarakat di sekitarnya. Dalam kesempatan tersebut, Ngurah Irawan secara khusus menyapa warga dari desa-desa penyangga yang hadir, antara lain dari Desa Surodadi, Sentul, Plelen, Kutosari, Yosorejo, Krengseng, Sawangan, Ketanggan, dan Kebondalem.
Ia memberikan pesan tegas namun memotivasi bagi generasi muda di desa-desa tersebut. Ketersediaan lapangan kerja yang melimpah harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.
"Anak-anak muda Batang harus siap, selesaikan pendidikannya, karena peluang kerja di kawasan ini akan terus terbuka," imbaunya. Ia mendorong agar pemuda setempat tidak putus sekolah, agar nantinya mampu bersaing dan mengisi posisi-posisi strategis di KEK Industropolis, bukan hanya menjadi penonton di rumah sendiri.
Guyon Waton: Hujan Tak Surutkan Semangat "Sobat Ambyar"
Puncak acara malam itu ditutup dengan penampilan energik dari Guyon Waton. Meskipun hujan sempat turun membasahi venue festival, semangat penonton tidak luntur. Ribuan "Sobat Ambyar" (sebutan penggemar lagu-lagu patah hati) tetap bertahan di depan panggung, bernyanyi bersama di bawah rintik hujan.
Vokalis Guyon Waton, Faisal Bagus Ibrahim, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengelola KEK Industropolis Batang dan seluruh warga yang hadir. Ia mengaku takjub dengan energi yang diberikan masyarakat Batang.
"Kami sangat berterima kasih sudah diundang di Festival Industropolis Batang. Antusiasme penonton luar biasa," ungkap Faisal.
Ia juga menambahkan kekagumannya pada loyalitas penonton. "Walaupun hujan, penonton tetap stay di lokasi sampai selesai. Alhamdulillah acara berjalan lancar dan penuh semangat," ujarnya menutup sesi wawancara.
Simpulan
Festival Industropolis Batang 2026 berhasil menjadi bukti bahwa kawasan industri ini tidak hanya kaku dengan urusan mesin dan produksi, tetapi juga mampu menjadi pusat hiburan dan kebanggaan masyarakat. Dengan target penyerapan ribuan tenaga kerja per tahun dan status KEK yang disandangnya, masa depan Batang sebagai kota industri modern tampak semakin cerah.
Mari kita dukung terus perkembangan daerah kita. Jangan lupa bagikan artikel dari mbatang.com ini ke media sosial Anda agar teman-teman yang lain tahu bahwa Batang sedang berbenah menuju kota masa depan!
Liputan khusus dari Festival Industropolis Batang, Jumat (6/2/2026).

Posting Komentar
Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar