Wajah Halaman Rumah Dinas Bupati Batang dari Masa ke Masa

Daftar Isi

Rumah Dinas Bupati Batang bukan sekadar tempat tinggal resmi pemimpin daerah, melainkan ikon yang melekat erat dengan wajah pusat kota. Terletak strategis di area Alun-Alun Batang, kawasan ini menawarkan suasana yang asri, nyaman, dan menjadi saksi bisu perkembangan Kabupaten Batang.

Salah satu tradisi unik yang pernah menghidupkan suasana di sini adalah kegiatan Rembukan Rakyat. Kegiatan ini kerap digelar setiap malam Jumat Kliwon, di mana masyarakat dan pemerintah duduk bersama membahas kemajuan daerah. Tradisi ini menjadikan rumah dinas tidak hanya sebagai simbol kekuasaan, tetapi juga rumah aspirasi bagi warga.


Transformasi dari Masa ke Masa

Setiap pemimpin memiliki sentuhan artistik tersendiri dalam menata halaman rumah dinas ini. Bagi warga Batang yang mengamati sejarahnya, tentu merasakan perbedaan nuansa di setiap era kepemimpinan:

  • Era Bupati Bambang Bintoro: Pada masa ini, halaman rumah dinas memiliki daya tarik unik layaknya "Kebun Binatang Mini". Keberadaan berbagai satwa kala itu menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat yang melintas atau berkunjung.
  • Era Bupati Yoyok Riyo Sudibyo: Memasuki era ini, tata ruang cenderung lebih terbuka, rapi, dan fungsional, mencerminkan semangat keterbukaan.
  • Era Bupati Wihaji dan Selanjutnya: Dinamika penataan halaman ini tentu akan terus berubah mengikuti visi pemimpinnya. Apakah akan kembali menjadi ruang publik yang hijau, atau ada inovasi baru? Tentu hal ini patut kita nantikan bersama.

Baca Juga: Pesona Agrowisata Kebun Bunga Krisan Wonobodro Blado



Terlepas dari perubahan fisiknya, harapan utama masyarakat tetap sama: semoga Kabupaten Batang semakin maju dan berkembang di segala bidang. Dokumentasi visual ini menjadi pengingat betapa dinamisnya pusat pemerintahan kita.

Jangan lupa untuk mempelajari budaya lokal lainnya, seperti Kamus Bahasa Sinjab Cah mBatang untuk mengenal keunikan bahasa pergaulan setempat. Simak juga berbagai informasi menarik lainnya seputar Info Seputar Batang.

Kredit Foto: Kiriman Rina Batang via Grup Facebook Batang Berkembang.

Posting Komentar