Dokumentasi Lomba Dayung Lomban Batang: Tim Sapuranu Sabetan Sapu Bersih Juara

Daftar Isi

Batang – Tradisi Syawalan di Kabupaten Batang selalu identik dengan kemeriahan di pesisir Klidang Lor. Salah satu agenda yang paling dinanti oleh ribuan masyarakat adalah Lomba Dayung Tradisional atau yang lebih dikenal dengan sebutan Lomban.

Pada perhelatan tahun 2012 ini, antusiasme peserta dan penonton sangat luar biasa. Sungai Sambong di Klidang Lor berubah menjadi arena adu kecepatan dan ketangkasan para pedayung lokal yang memperebutkan gengsi sebagai penguasa sungai.

Dominasi Tim Sapuranu Sabetan

Siapa yang menjadi jawara pada edisi tahun 2012 ini? Hasil akhir kompetisi mencatatkan sejarah yang unik dan mengejutkan.

🏆 Rekapitulasi Juara:
Tahun ini, podium juara didominasi total oleh satu nama besar. Tim Sapuranu Sabetan berhasil melakukan "sapu bersih" dengan memborong gelar Juara 1, 2, 3, hingga Juara 4 sekaligus.

Prestasi ini menunjukkan kekompakan dan strategi yang matang dari tim tersebut dalam menaklukkan arus sungai Klidang Lor, mengalahkan tim-tim tangguh lainnya.

Galeri Foto Kemeriahan Lomban 2012

Berikut adalah dokumentasi suasana persaingan dan semangat para peserta Lomba Dayung Kabupaten Batang tahun 2012 (Kontributor Foto: Iwan Anax Mami):

Tim Peserta Lomba Dayung Hantu Laut Batang

Peserta dari Tim Hantu Laut bersiap di arena lomba.

Suasana Lomba Dayung Tradisi Tahunan Batang

Antusiasme penonton menyaksikan tradisi tahunan di Klidang Lor.

Tim Dayung Istirahat di Pinggir Sungai

Momen istirahat peserta di sela-sela kompetisi yang ketat.

Aksi Balap Perahu Tradisional Batang

Aksi memacu perahu naga tradisional khas Batang.

Wajah Peserta Lomban Batang

Semangat kebersamaan tim peserta lomban.

Wisata dan Budaya Batang

Acara lomban biasanya digelar selama satu minggu penuh pasca lebaran. Selain menjadi ajang olahraga tradisional, acara ini juga menjadi tempat berkumpulnya muda-mudi dan keluarga untuk berwisata.

Ingin mengetahui lebih lanjut tentang sejarah dan destinasi menarik lainnya di Batang? Simak artikel terkait berikut ini:

Jangan lupa untuk terus melestarikan budaya kita. Sampai jumpa di Lomba Dayung tahun-tahun berikutnya!