Jejak Komunitas Pecinta Musik Batang (KPMB): Dari Panggung Jalanan hingga Aksi Sosial
Sebuah kota tidak akan pernah mati selama anak mudanya terus berkarya. Hal ini dibuktikan dengan geliat skena musik di Kabupaten Batang yang sudah menyala sejak lama. Salah satu motor penggerak yang pernah mewarnai dinamika tersebut adalah Komunitas Pecinta Musik Batang (KPMB).
Hadir sebagai wadah lintas genre, komunitas ini merangkul beragam musisi lokal, mulai dari aliran Rock, Punk, Underground, hingga Dangdut. Keberagaman inilah yang membuat ekosistem musik di Batang terasa hidup dan dinamis.
Lebih Dari Sekadar Nge-Band
Apa yang membuat KPMB istimewa pada masanya bukan hanya soal kemampuan bermusik anggotanya. Lebih dari itu, komunitas ini menunjukkan bahwa anak band tidak melulu identik dengan hura-hura. Melalui jejak digital yang terekam sekitar tahun 2012, komunitas ini aktif menggelar berbagai kegiatan positif yang berdampak langsung pada masyarakat.
Beberapa agenda rutin yang pernah menjadi sejarah pergerakan mereka antara lain:
- Jamming Akustik & Ngabuburit: Kerap digelar di Jalan Veteran (Javet) dan Alun-Alun Batang saat bulan Ramadan.
- Bakti Sosial: Penggalangan dana untuk anak yatim piatu, seperti yang pernah dilakukan untuk Panti Asuhan Umar Bin Khotob.
- Kolaborasi Event: Memeriahkan Batang Expo hingga ulang tahun sanggar seni lokal.
Dokumentasi kegiatan KPMB: Bukti semangat gotong royong musisi Batang dalam berkarya dan berbagi.
Pentingnya Ruang Kreatif
Eksistensi komunitas seperti KPMB di masa lalu memberikan pelajaran penting bagi kita saat ini. Bahwa musisi lokal butuh lebih dari sekadar panggung; mereka butuh "rumah" untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan saling mendukung.
Tempat-tempat seperti Jingga Music Studio, pelataran Jalan Yos Sudarso, hingga Pendopo Kabupaten pernah menjadi saksi bisu bagaimana ide-ide kreatif itu lahir dari tongkrongan sederhana.
Pesan untuk Generasi Sekarang
Meski zaman telah berganti, semangat yang dibawa oleh KPMB tetap relevan. Bagi generasi musisi Batang masa kini, tantangannya mungkin berbeda, namun esensinya tetap sama: Berkarya tanpa Narkoba.
Mari kita jaga api kreativitas ini tetap menyala. Tunjukkan bahwa musisi Batang tidak hanya jago kandang, tapi juga peduli pada lingkungan sosial di sekitarnya.