Gerakan Hijau Pelatihan Kompos dan Bagi Bibit Gratis di Hutan Kota Batang
Membuka lembaran lama kegiatan positif komunitas di Kabupaten Batang, terekam sebuah momentum semangat penghijauan yang digagas oleh rekan-rekan Kombat Berkebun. Pada tahun 2012 silam, sebuah inisiatif edukasi lingkungan digelar untuk masyarakat umum dan pegiat tanaman di wilayah Batang dan sekitarnya.
Kegiatan tersebut bertajuk "Pelatihan Pembuatan Kompos", sebuah upaya untuk memandirikan masyarakat dalam mengelola limbah organik menjadi pupuk yang menyuburkan tanah.
Detail Pelaksanaan Acara
Berdasarkan arsip undangan yang disebar, acara ini dilaksanakan dengan suasana santai namun sarat ilmu di ruang terbuka hijau kebanggaan warga Batang. Berikut detail pelaksanaannya kala itu:
- Hari/Tanggal: Kamis, 13 September 2012
- Waktu: Pukul 14.00 WIB - Selesai
- Lokasi: Hutan Kota Rajawali (Hutan Kota Batang)
Suasana antusiasme warga dan Kelompok Tani saat belajar membuat kompos di Hutan Kota.
Kolaborasi dengan Kelompok Tani dan Bagi Bibit Gratis
Acara ini tidak hanya sekadar teori. Salah satu daya tarik utama yang membuat Hutan Kota Rajawali ramai sore itu adalah adanya sesi pembagian bibit tanaman sayuran gratis. Inisiatif ini bertujuan agar peserta dapat langsung mempraktikkan ilmu bercocok tanam di pekarangan rumah masing-masing setelah pelatihan usai.
Selain dihadiri oleh anggota komunitas online, acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran Kelompok Tani lokal yang turut serta untuk "belajar bareng". Sinergi antara pemuda komunitas digital dan para petani lapangan ini menciptakan diskusi yang hangat mengenai teknik pertanian urban.
Informasi kegiatan ini kala itu dikoordinasikan langsung oleh salah satu penggerak komunitas, Fitri Dhani Putranto, yang bertindak sebagai Admin Batang Berkebun. Semangat "Belajar Sampai ke Negeri China" benar-benar terasa, meskipun lokasinya hanya di hutan kota kita sendiri.
Ada hal unik yang menjadi ciri khas kegiatan komunitas zaman itu, yakni semangat kemandirian. Dalam undangan disebutkan istilah "ditanggung penumpang alias ngurus dewe-dewe" untuk urusan konsumsi dan transportasi. Hal ini justru mempererat rasa kekeluargaan, di mana peserta hadir murni karena niat mencari ilmu, bukan sekadar mencari fasilitas gratis.
Menjaga Alam Batang Tetap Lestari
Dokumentasi ini menjadi pengingat bahwa gerakan mencintai lingkungan di Batang sudah berakar sejak lama. Dengan tanah yang subur berkat kompos alami, alam Batang menawarkan banyak keindahan.
Berbicara tentang keindahan alam, bagi Anda yang menyukai suasana sejuk seperti di Hutan Kota, jangan lupa juga untuk mengeksplorasi destinasi wisata alam lainnya di artikel kami tentang Wisata Air Terjun Batang | Curug Sijeglong Tersono.
Semoga semangat Kombat Berkebun di tahun 2012 ini tetap tumbuh subur hingga hari ini. Salam hijau!