Menelusuri Sejarah Serabi Kalibeluk: Warisan Kuliner Legendaris dari Warungasem Batang

Daftar Isi

Kecamatan Warungasem di Kabupaten Batang tidak hanya dikenal sebagai kawasan penyangga ekonomi, tetapi juga sebagai penjaga warisan sejarah yang penting. Salah satu bukti otentik sejarah yang masih bisa dinikmati hingga hari ini adalah Serabi Kalibeluk. Di Desa Kalibeluk inilah, tradisi kuliner yang konon telah ada sejak zaman Kesultanan Mataram, terus dijaga keberlangsungannya secara turun-temurun.

Menelusuri Sejarah Serabi KalibelukTelusuri jejak sejarah Serabi Kalibeluk di Warungasem. Kuliner warisan zaman Mataram yang kini jadi ikon Batang.

Jejak Mataram di Tanah Batang

Sejarah Serabi Kalibeluk tidak bisa dilepaskan dari kisah ekspansi dan perjuangan Sultan Agung Hanyokrokusumo (Raja Mataram) saat menyerang Batavia. Wilayah Batang, termasuk Warungasem, menjadi salah satu lumbung logistik dan tempat persinggahan pasukan.

Menurut riwayat para sesepuh desa, resep serabi ini awalnya merupakan sajian khusus yang memiliki nilai sakral. Ukurannya yang besar dan rasanya yang mengenyangkan diyakini pernah menjadi bagian dari logistik atau setidaknya sajian penghormatan bagi para punggawa kerajaan yang singgah. Transformasi dari "makanan priyayi" menjadi makanan rakyat inilah yang menjadikan sejarah Serabi Kalibeluk begitu menarik untuk ditelusuri.

Ingin tahu soal rasanya?
Jika sejarahnya membuat Anda penasaran, rasa otentiknya pasti akan membuat Anda ketagihan. Simak ulasan lengkap mengenai varian rasa dan tekstur jajanan ini dalam artikel kami: Serabi Kalibeluk: Ikon Kuliner dengan Cita Rasa Warisan.

Desa Kalibeluk: Sentra yang Bertahan

Hingga kini, Desa Kalibeluk di Warungasem tetap memegang teguh predikatnya sebagai sentra asli serabi ini. Meskipun zaman telah berganti modern, para perajin di desa ini tetap mempertahankan cara-cara lama demi menjaga kualitas sejarahnya:

  • Penggunaan tungku tanah liat (anglo) yang masih dipertahankan.
  • Pemilihan kelapa tua pilihan untuk santan yang gurih.
  • Penolakan terhadap penggunaan pengawet kimia modern.

Konsistensi inilah yang membuat Serabi Kalibeluk diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda yang patut dibanggakan oleh warga Batang.

Setelah puas berwisata sejarah dan kuliner di Warungasem, ada baiknya Anda melanjutka perjalanan menikmati bentang alam Batang yang memukau. Salah satu destinasi yang kami rekomendasikan adalah kawasan Blado. Cek panduan lengkapnya di Rute Menuju Curug Genting Blado untuk pengalaman liburan yang komplit.

Melestarikan Warisan Leluhur

Membeli dan menikmati Serabi Kalibeluk bukan sekadar urusan perut, melainkan sebuah partisipasi dalam melestarikan sejarah panjang Kabupaten Batang. Mari kita jaga agar legenda kuliner dari Warungasem ini tidak hilang tergerus zaman.

Temukan lebih banyak artikel sejarah, budaya, dan potensi daerah Batang lainnya. Kunjungi portal informasi terpercaya: Mbatang.com.

2 komentar

Silahkan di kritik siapa tau admin salah menulis artikel tentang Kabupaten Batang

Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar
Sejarah Makanan Megono dong asal usulnya gmana
dulu sering beli serabi kalibeluk