Lorong Waktu Kuliner: Mengenang Makanan Ringan Jadul yang Bikin Rindu Masa Kecil
Bagi generasi yang tumbuh di era 90-an atau awal 2000-an, masa kecil adalah masa yang penuh warna. Belum ada gadget canggih, kebahagiaan sesederhana berlari mengejar "Abang Penjual" di depan gerbang sekolah saat jam istirahat berbunyi. Salah satu hal yang paling membekas dalam ingatan tentu saja adalah makanan ringan atau jajanan jadul yang menemani hari-hari kita.
Rindu jajanan SD era 90an? Mari bernostalgia mengingat deretan makanan ringan jadul legendaris.
Meski harganya dulu hanya recehan (bahkan ada yang 50 perak!), kenangan rasanya tak ternilai harganya. Mari sejenak kita putar waktu dan mengenang kembali deretan jajanan yang pernah menjadi "harta karun" di dalam tas sekolah kita.
Makanan jadul coklat choyo choyo makanan ringan
Deretan Legenda Jajanan SD
Masih ingatkah Anda dengan sensasi rasa micin yang gurih atau manisnya gula buatan yang membuat lidah berwarna-warni? Berikut adalah beberapa ikon jajanan yang mungkin pernah mampir di lidah Anda:
- Mie Kering Remez: Jajanan mie yang harus diremas dulu lalu dicampur bumbu bubuk. Makan ini serasa menjadi koki cilik yang sedang meracik bumbu.
- Cokelat Koin & Payung: Cokelat murah meriah dengan bentuk unik. Rasanya mungkin tidak se-premium cokelat impor, tapi bentuknya yang lucu selalu menarik perhatian.
- Lidi-lidian: Mie lidi pedas yang sering kali membuat bibir dower dan batuk, tapi anehnya kita tidak pernah kapok membelinya.
- Es Gabus & Es Potong: Penyelamat saat pulang sekolah di siang bolong. Tekstur es gabus yang empuk seperti roti saat digigit adalah sensasi yang sulit ditemukan di es krim modern.
Ingin Mencicipinya Lagi di Batang?
Mencari jajanan ini di supermarket modern mungkin sulit. Namun, bagi warga Batang, Anda bisa merasakan atmosfer nostalgia ini secara nyata. Cobalah berkunjung ke pasar unik di Hutan Kota Rajawali.
Di sana, nuansa tempo dulu dihidupkan kembali, lengkap dengan aneka kuliner tradisional. Simak keseruannya di artikel: Minggon Jatinan: Wisata Kuliner Unik dengan Uang Kreweng.
Nilai Sejarah dalam Sepotong Kue
Bernostalgia dengan makanan ringan bukan hanya soal rasa, tapi juga soal melestarikan ingatan. Beberapa jajanan tradisional bahkan memiliki sejarah panjang yang melampaui usia kita. Di Kabupaten Batang sendiri, ada kue basah yang sudah ada sejak zaman Mataram dan masih eksis hingga kini.
Jika jajanan kemasan pabrik membangkitkan kenangan sekolah, maka jajanan tradisional membangkitkan kebanggaan daerah. Salah satunya adalah Serabi Kalibeluk. Berbeda dengan snack ringan, ini adalah "snack berat" yang penuh filosofi. Baca ulasan lengkapnya di Panduan Wisata Kuliner Khas Kabupaten Batang.
Apa Jajanan Favoritmu Dulu?
Setiap orang pasti punya satu jajanan andalan yang wajib dibeli saat jam istirahat. Entah itu permen karet yang hadiahnya tato air, atau gulali yang dibentuk sesuka hati. Mari bagikan cerita masa kecil Anda di kolom komentar. Jangan biarkan kenangan manis itu hilang begitu saja.
Temukan artikel nostalgia, sejarah lokal, dan informasi menarik lainnya seputar Batang hanya di Mbatang.com.
Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar