Misteri Curug Silawe: Air Terjun Tersembunyi di Alas Siranti Reban Batang
Kabupaten Batang kembali menyuguhkan pesona alam yang tersembunyi. Di balik rimbunnya hutan Alas Siranti, terdapat sebuah permata alam bernama Curug Silawe. Secara administratif, air terjun ini terletak di wilayah Dukuh Sijeruk, Desa Pacet, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang.
Berbeda dengan destinasi wisata yang sudah dikelola secara komersial, Curug Silawe menawarkan petualangan murni. Lokasinya yang berada di kaki Gunung Kemulan membuatnya diselimuti nuansa misterius, konon area ini dulunya merupakan bekas permukiman yang hilang.
Keasrian Curug Silawe yang masih sangat terjaga
Fenomena Pelangi di Kaki Air Terjun
Salah satu daya tarik utama Curug Silawe adalah fenomena optik yang sering muncul di sore hari. Percikan air terjun yang tinggi (warga lokal menyebutnya "setinggi satu jengkal di hadapan mata") akan membiaskan cahaya matahari terbenam (srengenge), menciptakan lengkungan pelangi indah di sekitar kolam air terjun.
Panduan Rute Menuju Curug Silawe
Untuk mencapai lokasi eksotis ini, terdapat dua jalur utama yang bisa dipilih oleh para petualang. Keduanya memiliki tantangan tersendiri dan membutuhkan fisik yang prima.
1. Jalur Ekstrem Via Dukuh Sijeruk
Jalur pertama dimulai dari Dukuh Sijeruk. Rute ini menuntut stamina ekstra karena medan yang menanjak menyusuri "Dalan Banyu" (jalur air) yang kerap berubah menjadi kubangan lumpur, terutama karena sering dilalui motor trail. Waktu tempuh melalui jalur ini bisa mencapai sekitar 2 jam berjalan kaki.
Patokan: Dari pertigaan Puncak Gunung Kemulan, ambil jalur lurus. Sebelum mencapai Alas Siranti, Anda akan disambut sungai dengan air yang sangat dingin. Jalur ini cukup menantang karena vegetasi belukar yang cepat tumbuh sering menutupi jalan setapak.
Medan jalan setapak yang menantang
2. Jalur Cepat Via Watu Lembu
Jalur alternatif kedua adalah melalui Watu Lembu (dari arah selatan). Menurut informasi warga lokal, rute ini jauh lebih singkat, hanya memakan waktu kurang dari 1 jam. Indikator kedekatannya adalah suara kendaraan bermotor dari jalan Desa Gerlang yang terkadang terdengar sayup-sayup sampai ke area Alas Siranti.
Namun, tantangan di jalur ini adalah minimnya patokan yang jelas. Anda harus memiliki kemampuan navigasi yang baik ("blusukan") menyusuri aliran sungai sebagai panduan utama.
Tips Penting Bagi Pengunjung
- Ajak Pemandu/Teman: Sangat disarankan mengajak teman yang sudah pernah berkunjung atau warga lokal sebagai pemandu, mengingat minimnya petunjuk arah.
- Siapkan Jas Hujan: Kawasan ini memiliki curah hujan tinggi dan cuaca yang cepat berubah. Jas hujan adalah perlengkapan wajib.
- Fisik Prima: Medan yang dilalui cukup berat, pastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat.
Jika Anda tertarik dengan wisata alam serupa di sekitar Batang, jangan lupa untuk mengecek ulasan kami tentang Rumah Pohon Tombo Bandar yang juga menawarkan pemandangan alam memukau.
Terima kasih kepada kontributor Wasdhi yang konsisten mengeksplorasi potensi wisata Batang. Mari jaga kelestarian alam ini dengan tidak membuang sampah sembarangan. Salam Lestari!
Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar