Uji Nyali di Angkasa: Dandim Batang Taklukkan Paralayang Bukit Sikuping

Daftar Isi

BATANG – Pariwisata di Kabupaten Batang terus menggeliat dan menunjukkan taringnya. Tidak hanya mengandalkan wisata pantai, kini Batang mulai merambah ke sektor sport tourism atau wisata olahraga yang memacu adrenalin. Salah satu destinasi yang sedang naik daun dan menjadi pembicaraan hangat adalah wahana Paralayang di Bukit Sikuping, Desa Kalibalik, Kecamatan Banyuputih.

Setelah sebelumnya Bupati Batang, Bapak Wihaji S.Ag, sukses melakukan penerbangan perdana dan mempromosikan lokasi ini, kini giliran pimpinan militer di wilayah tersebut yang unjuk gigi. Komandan Kodim (Dandim) 0736/Batang, Letkol Inf Fajar Ali Nugraha S.Sos, membuktikan nyalinya dengan menaklukkan langit Banyuputih. Momen ini menjadi bukti bahwa potensi wisata di Kabupaten Batang sangat layak diperhitungkan di kancah nasional.

Dandim Batang Jajal Paralayang Bukit Sikuping
Dokumentasi: Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha bersiap lepas landas (take-off) menikmati panorama Batang dari udara.

Komitmen Pimpinan di Tengah Kesibukan

Kunjungan Dandim ke Bukit Sikuping pada tanggal 16 September ini terasa istimewa. Pasalnya, Letkol Inf Fajar Ali Nugraha saat itu tengah disibukkan dengan agenda pendidikan militer di Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Namun, kecintaannya terhadap wilayah teritorial Batang membuatnya menyempatkan diri untuk pulang sejenak dan turut serta mempromosikan potensi wisata daerah.

Didampingi oleh Kasdim 0736/Batang serta jajaran perwira staf, Dandim tampak antusias mendengarkan arahan instruktur sebelum terbang. Kehadiran beliau bukan sekadar rekreasi, melainkan bentuk dukungan moral dan promosi nyata agar sektor pariwisata Batang semakin dikenal luas.

Sensasi Terbang di Atas Sabuk Hijau Pantura

Bagi para pencinta olahraga ekstrem, Bukit Sikuping menawarkan sensasi yang sulit ditemukan di tempat lain. Saat payung paralayang mengembang dan kaki mulai meninggalkan tanah, pengunjung akan langsung disuguhi lukisan alam yang menakjubkan. Dari ketinggian, Anda dapat melihat hamparan Laut Jawa yang biru membentang luas, berpadu kontras dengan hijaunya perkebunan karet dan pohon randu yang menjadi ciri khas wilayah Banyuputih.

Tak hanya itu, pemandangan proyek strategis nasional Jalan Tol Trans Jawa (Batang-Semarang) yang saat itu sedang dalam proses pengerjaan, terlihat membelah bukit seperti garis imajiner yang gagah. Angin laut yang berhembus sepoi-sepoi memberikan daya angkat (lift) yang stabil, menjadikan pengalaman terbang di sini sangat nyaman dan aman bagi pemula sekalipun (tandem).

Kawasan ini memang strategis. Bagi Anda yang ingin melanjutkan wisata pantai setelah terbang, lokasi ini cukup dekat dengan akses menuju Wisata Batang Indahnya Pantai Celong yang terkenal dengan rel kereta api di pinggir lautnya.

Pemandangan dari Bukit Srigunung Batang
Dokumentasi: Lanskap memukau yang bisa dinikmati dari ketinggian Bukit Sikuping dan Srigunung.

Bukit Srigunung: Alternatif Wisata Gardu Pandang

Bagi wisatawan yang belum berani mencoba paralayang, jangan khawatir. Tepat berdampingan dengan Bukit Sikuping, terdapat destinasi wisata Bukit Srigunung yang dikelola dengan sangat baik. Tempat ini menjadi spot favorit bagi kaum milenial untuk berburu foto instagramable.

Fasilitas di Bukit Srigunung sudah cukup lengkap, salah satunya adalah keberadaan Gardu Pandang. Dari titik ini, wisatawan bisa menikmati panorama Alas Roban yang legendaris dan garis pantai utara Jawa tanpa harus terbang. Suasana yang sejuk dan asri menjadikan tempat ini lokasi yang tepat untuk healing bersama keluarga di akhir pekan.

Fasilitas Wisata Bukit Srigunung
Dokumentasi: Spot Gardu Pandang yang menjadi favorit pengunjung untuk berswafoto.

Aksesibilitas dan Potensi Masa Depan

Keunggulan utama dari kawasan wisata Bukit Sikuping dan Srigunung adalah aksesibilitasnya. Lokasinya sangat dekat dengan Jalur Pantura, yang merupakan urat nadi perekonomian Pulau Jawa. Hal ini memudahkan wisatawan dari arah Semarang maupun Jakarta untuk singgah sejenak.

Dandim Batang juga menyoroti potensi pengembangan akses transportasi di masa depan. Ada harapan besar agar akses menuju lokasi wisata ini bisa terintegrasi dengan jalur Kereta Api. Sejarah mencatat bahwa di era 90-an, terdapat Stasiun Pelabuhan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, yang aktif melayani Kereta Rel Diesel (KRD). Jika stasiun ini direvitalisasi, bukan tidak mungkin pariwisata di Batang Timur akan meledak.

Potensi Wisata Batang
Dokumentasi: Hamparan alam Banyuputih yang memadukan keindahan bukit dan laut.

Apresiasi untuk FASI Batang

Keberhasilan pengembangan wisata paralayang ini tentu tidak lepas dari peran para profesional. Di akhir kunjungannya, Letkol Inf Fajar Ali Nugraha memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para instruktur dan atlet dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kabupaten Batang. Dedikasi dan kegigihan mereka dalam membuka jalur terbang dan memastikan prosedur keamanan (safety) telah membawa nama Batang semakin harum di kancah pariwisata nasional.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah dan TNI, serta partisipasi aktif komunitas, Bukit Sikuping siap menyambut para petualang dari seluruh Indonesia. Apakah Anda berani mencoba? (Pendim0736/Red).