Gema Sholawat: Kemeriahan Festival Rebana se-Kabupaten Batang yang Memukau
Aksi memukau salah satu grup rebana saat tampil di hadapan dewan juri. (Foto: Dok. Mbatang.com)
BATANG, Mbatang.com – Kabupaten Batang dikenal kental dengan nuansa religius dan tradisi santri. Salah satu bukti nyata denyut nadi keislaman tersebut terlihat dalam gelaran Festival Rebana se-Kabupaten Batang yang berlangsung meriah.
Ajang kompetisi seni musik Islami ini sukses menyedot perhatian masyarakat. Lantunan sholawat yang diiringi tabuhan terbangan (alat musik rebana) menggema, menciptakan suasana yang sejuk sekaligus penuh semangat.
Wadah Kreativitas Generasi Muda
Festival ini bukan sekadar perlombaan untuk mencari siapa yang terbaik, melainkan sebuah panggung apresiasi bagi para pegiat seni Hadroh dan Rebana di Batang. Puluhan grup dari berbagai kecamatan unjuk kebolehan, menampilkan variasi pukulan, harmonisasi vokal, hingga koreografi yang menarik.
"Seni rebana adalah media syiar yang efektif. Melalui festival ini, kita ingin memastikan bahwa generasi muda Batang memiliki wadah positif untuk berekspresi, menjauhkan mereka dari pergaulan negatif, sekaligus melestarikan budaya Islam."
Menilai Kekompakan dan Kualitas Vokal
Dalam festival tersebut, para dewan juri yang berkompeten memberikan penilaian ketat pada beberapa aspek utama, antara lain:
- Vokal dan Artikulasi: Kejelasan pelafalan sholawat dan keindahan suara.
- Aransemen Musik: Kreativitas pukulan rebana dan kekompakan irama.
- Adab dan Penampilan: Keserasian kostum serta etika di atas panggung.
- PLTU Batang Terbesar se- Asia Tenggara, Semoga menjadi Pertumbuhan Ekonomi mBatang
- Ketua dan Tim Dekranasda Kunjungi UKM di Warungasem
- Senam Sehat Bagi Penderita Diabet
- FGD Satukan Persepsi Keterbukaan Informasi Publik Menuju Single Data System
Harapan untuk Seni Budaya Batang
Antusiasme peserta dan penonton membuktikan bahwa seni tradisional Islam tidak lekang oleh zaman. Justru, di tangan anak-anak muda Batang, kesenian ini terus berkembang dengan sentuhan modern tanpa menghilangkan pakem aslinya.
Semoga kegiatan positif seperti Festival Rebana ini terus menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan bibit-bibit seniman religi berkualitas dari Kabupaten Batang.
(Redaksi Mbatang.com)
Posting Komentar
Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar