Transformasi Batang: Kilas Balik 10 Tahun Perubahan Kota (Dulu vs Sekarang)
BATANG – Masih ingatkah Anda dengan tren viral #10YearsChallenge yang sempat membanjiri lini masa media sosial pada awal tahun 2019 lalu? Tantangan tersebut mengajak warganet untuk membandingkan foto diri atau lingkungan mereka antara tahun 2009 melawan 2019.
Meski tren tersebut sudah berlalu, jejak digital perubahan wajah Kabupaten Batang dalam satu dekade terakhir (2009-2019 hingga kini) tetap menarik untuk dikenang. Transformasi infrastruktur, tata kota, hingga gaya hidup warga Batang mengalami perubahan yang cukup signifikan.
Berikut adalah kilas balik transformasi "Wajah Batang" yang membuktikan bahwa daerah ini terus berbenah menuju kemajuan.
1. Wajah Baru Alun-Alun Batang
Perubahan paling mencolok yang dirasakan oleh masyarakat tentu saja adalah kawasan Alun-Alun Kabupaten Batang. Jika pada tahun 2009-an kawasan ini mungkin masih terkesan tertutup atau memiliki tata letak yang klasik dengan pagar pembatas, kini Alun-Alun Batang telah bertransformasi menjadi ruang publik yang terbuka dan modern.
Revitalisasi yang dilakukan pemerintah daerah tidak hanya mempercantik estetika, tetapi juga menghidupkan ekonomi di sekitarnya. Keberadaan shuttle pedagang kaki lima (PKL) yang lebih tertata dan area pedestrian yang ramah pejalan kaki menjadi bukti nyata pergeseran zaman.
2. Dari Pantura Macet ke Tol Trans Jawa
Satu dekade lalu, pemandangan kemacetan di Jalur Pantura Alas Roban hingga pusat kota Batang adalah makanan sehari-hari, terutama saat musim mudik Lebaran. Namun, hadirnya Jalan Tol Trans Jawa (Ruas Batang-Semarang) yang diresmikan di akhir periode 2018/2019 mengubah segalanya.
Infrastruktur raksasa ini tidak hanya mengurai kemacetan legendaris di Alas Roban, tetapi juga memunculkan ikon baru seperti Jembatan Kalikuto yang kini menjadi landmark kebanggaan warga Batang dan perbatasan Kendal.
3. Geliat Wisata dan Tempat Nongkrong
Tahun 2009 mungkin pilihan tempat nongkrong anak muda Batang masih sangat terbatas. Bandingkan dengan hari ini, di mana kedai kopi (coffee shop) kekinian menjamur di setiap sudut kota, mulai dari kawasan Dracik hingga pesisir pantai.
Sektor pariwisata pun mengalami lonjakan drastis. Destinasi seperti Pantai Sigandu, Forest Kopi di Blado, hingga Waykambang kini menjadi magnet wisatawan luar daerah. Ini membuktikan bahwa dalam rentang 10 tahun lebih, Batang telah sukses memoles diri dari sekadar "kota lintasan" menjadi "kota tujuan".
4. Bioskop Srikandi Menjadi Ruko
Dulu di Jalan Brigjen Katamso Batang tepatnya di kawasan Alun-Alun Batang yang diapit Bakso Sari Rasa Pak Giman dan Kantor Pos Batang ada Bioskop yang sangat terkenal di jamannya namanya Bioskop Srikandii dan sekarang menjadi ruko
5. Bioskop Mustika Menjadi Cafe Bioskop
Selain Bioskop Srikandi Batang juga punya bioskop Mustika yang berada di Kidul Rel Jl Re Martadinata dan sekarang di menjadi Cafe Bioskop sedangkan depan Bioskop Mustika ada tempat mainan anak Video Games yang sekarang judah beralih fungsi menjadi Toko Mainan ankak Pelangi
6. Curug Genting Tutup Untuk Umum
Curug genting pada tahun 80an merupakan Wisata Andalan Wong Batang banyak Wisatawan dari luar kota datang ke curug Genting untuk menikmati air terjun di sana, Curug Genting di tutup karena ada yang meninggal di area curug, dan sekarang Curug Genting di buka lagi untuk umum dengan banyaknya pembangunan Wahana Wisata di sana.
7. Pasekaran Kebun Tebu Berbubah Perumahan
dulu pasekaran rame karena ada SMP n 4 dulu sepanjang jalan raya pasekaran bagian barat dikelilingi hutan tebu sampai SMP 7 dan SMA 2 Batang, masih banyak Binatang liar seperti Babi Hutan yang berkeliaran, dan sekarang berubah dratis menjadi kawasan perumahan Batang.
8. Lapangan Dracik
Lapangan dracik Kampus dulunya tidak terawat banyak rumput liar nya yang nempel di kaos kaki setiap olahraga waktu sekolah,tanahnya dulu juga tidak rata sekarang sudah terlihat bagus buat tempat olahraga dan pacaran malam wkwkwk.
9. Jembatan Kecepak
Asal Kamu Tahu dulu jembatan Kecepak nggak semulus seperti sekarang, dulunya jembatannya menggunakan kayu dan tambang Jembatan Gantung namanya kalau lewat situ harus satu satu karena sempitnya jembatan kecepak goyang, cek sendiri aja bekas jembatan yang dulu kayaknya masih ada.
10. Studio Musik Band
Halmahera dan Minator Musik dulu sangat terkenal dikalangan anak muda batang yang suka main Band, Halmahera Musik berlokasi di Katibayan Proyonanggan Utara dekat makam Ketandan Mas Tardi pemiliknya kalau tidak salah namanaya, sedangkan Minator musik berlokasi di Cempokokuning Batang. Kadang sesekali ngebend di Dinasty Music yang berlokasi di Slamaran Pekalongan, berhubung banyaknya tempat karaoke sekarang anak muda sekarang larinya ke tempat karaoke.
11. Angkutan Umum
Pernah dengar Kol Guo, yang mengangkut penumpang dari pasar batang sampai ke wonotunggal dulu sangat trend di kalangan anak sekolahan, dulu banyak banget angkutan di Batang seperti Kol A jurusan Warungasem dan Kol B jurusan Batang Pekalongan sekarang semakin berkurang
12. Masjid Nurul Huda Awaalnya Makam Umum
Tahu Masjid Besar Nurul Huda Batang yang berada di Jl Gajahmada Proyonanggan, sebelum di bangun Masjid tempat tersebut dulunya tempat pemakaman umum dan sekarang menjadi Masjid Besar juga Sekolah Madrasah
13. Lapangan Kebonrojo
Saksikan Pertandingan Persibat Batang Vs Persiku Kudus di Lapangan Kebonrojo Kauman Congkrak, dulu sebelum mBatang belum memiliki Stadiun M Sarengat, Pertandingan sepakbola Batang di selengarakan di Lapangan Kebonrojo mburi Kantor Telkom dengan Tim kebanggaan Wong mbatang Cakra.
14. Pasar Senggol Stasiun
Batang juga ada tempat jual beli barang bekas yang sempat tenar juga, pasar senggol namanya bertempat di Stasiun lama Batang, Pasar senggol Batang menjual aneka onderdil belas sepeda maupun motor, pasar senggol juga sebagai tempat kumpulnya blantek ( calo ) kendaraan bekas. Sekarang Pasar Senggol Batang menjadi kios oleh PJKA Batang.
Alex si Kulit Hitam
Nama Alek merupakan julukan Cah mBatang yang kulitnya hitam, di tahun 70an dulu ada pelari Negro di Batang yang namanya alex tinggal di asrama Alun-alun Batang kulitnya hitam jadi kalau anak kecil kulitnya hitam pasti di panggil alek. Kalau sekarang kalau kulitnya hitam masih di panggil Alex nggakya.
Orang Terkenal di mBatang
Mongken ( ken mongken bodone kapan , Siwas, Waleng ( orang gila bule ), Santi Ndobleh ( Penghuni THR Kramat ) sekarang yang masih trend Diono, joni puskesmas Proyonanggan, harso bawanya pecut nyengire mirip benyamin. Ambar Asmara biduan yang sangat kondang di Kabupaten Batang spesialis Acara Kliwonan Show di THR Kramat Batang
Pasar Malam Proyonanggan Fair
Proyonanggan Fair merupakan pasar malam yang sangat di tunggu tunggu warga batang, Proyonanggan Fair berlokasi di sepanjang jalan Dr Cipto, untuk menikmati pasar malam Proyonanggan Fair dikenakan biaya masuk, pintu masuk ada dua di depan Mushola Suhada dan timur pasar batang, Proyonanggan Fair diadakan setiap tahun kalau tidak salah setiap bulan Agustus di adakan selama satu minggu, tontonan Proyonanggan Fair yang menjadi idaman pengunjung adalah Layar tancep, Orkes Ambar Asmara, Jaran mubeng dan klutuk. Selain Proyonanggan Fair juga ada Baurekso Fair di Kauman yang tepatnya di sepanjang jl ayani kauman. Proyonanggan Fair dan Kauman Fair sekarang sudah tidak ada di gantikan dengan Pasar Tiban dan Batang Expo.
Bilyar Arimbi Delta
Di mbatang Kota dulu ada dua tempat bilyar yang sangat terkenal namanya Bilyar Arimbi dan Bilyar Delta, Lokasi Bilyar Arimbi di Utara Jembatan Gendingan masuk kedalam, dulu di jembatan gendingan juga ada pengemis yang terkenal lho pengemis batok namanya, Selain meja bilyar di Arimbi juga ada Video Games yang rame juga lho. Bilyar Delta berlokasi di Pedalangan Proyonanggan Utara letaknya di sebelah Gang juga Es Cao Jally. Bilyar Delta sempat di gantikan dengan tempat Fitnes dan sekarang sudah tidak di gunakan lagi.
Bagaimana dengan Anda?
Apakah Anda punya kenangan khusus tentang Batang di masa lalu yang kini sudah berubah total? Perubahan fisik kota memang tak terelakkan, namun kenangan manis tentang Batang akan selalu abadi.
Punya foto jadul Batang? Bagikan cerita Anda di kolom komentar atau tag sosial media kami!
Posting Komentar
Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar