Wajah Baru Pasar Batang: Megah Bak Mall di Jalur Pantura
Perkembangan infrastruktur di Kabupaten Batang terus menunjukkan geliat yang positif. Salah satu proyek raksasa yang paling dinanti-nantikan oleh masyarakat akhirnya menampakkan wujud aslinya. Pasar Batang, yang dulunya identik dengan kesan kumuh dan semrawut, kini telah bertransformasi total. Tidak tanggung-tanggung, bangunan baru ini hadir dengan konsep modern yang sekilas justru lebih mirip pusat perbelanjaan atau mall daripada pasar tradisional biasa.
Berlokasi sangat strategis di Jalan Raya Pantura, tepat di jantung Kota Batang, keberadaan pasar ini diprediksi akan menjadi sentra ekonomi baru yang vital. Pembangunan ulang Pasar Batang ini bukanlah proyek sembarangan, melainkan sebuah investasi besar daerah yang menelan anggaran hingga Rp 63 Milyar. Angka fantastis ini terbayar lunas dengan kualitas bangunan dan fasilitas yang kini bisa kita saksikan bersama.
Bangunan pasar yang megah, mematahkan stigma pasar tradisional yang kumuh.
Transformasi Menuju Pasar Tradisional Modern
Tren revitalisasi pasar tradisional menjadi pasar modern memang sedang gencar dilakukan di berbagai kota di Indonesia, dan Kabupaten Batang tidak mau ketinggalan. Tujuannya jelas: meningkatkan kenyamanan pembeli dan menaikkan kelas para pedagang UMKM. Dengan bangunan yang menyerupai mall, diharapkan sirkulasi udara lebih baik, pencahayaan lebih terang, dan zonasi pedagang lebih teratur.
Bagi Anda yang penasaran dengan progres pembangunannya, mbatang.com telah merangkum beberapa dokumentasi eksklusif. Foto-foto ini bersumber dari kontribusi rekan-rekan netizen di Grup Facebook Batang yang antusias mengabarkan perubahan wajah kota tercinta ini.
Potret kemegahan pasar dilihat dari seberang Jalan Pantura.
Lokasi Premium di Jalur Pantura
Salah satu keunggulan utama dari Pasar Baru Batang ini adalah lokasinya. Berada di jalur utama Pantura (Pantai Utara), pasar ini tidak hanya menargetkan warga lokal sebagai konsumen, tetapi juga para pelintas antar-provinsi. Potensi ini sangat besar untuk menjadikan Pasar Batang sebagai pusat oleh-oleh atau rest area alternatif bagi wisatawan yang ingin mencari jajanan khas daerah dengan harga terjangkau.
Dilihat dari segi arsitektur, penggunaan fasad modern dengan aksen warna yang tegas memberikan kesan dinamis. Ini adalah simbol bahwa ekonomi kerakyatan di Batang siap bangkit dan bersaing di era modern. Tidak ada lagi becek, bau menyengat, atau lorong gelap yang menyeramkan.
Dilihat dari ketinggian, skala bangunan ini memang luar biasa.
Interior Mewah dan Nyaman
Bukan hanya luarnya saja yang "ganteng", bagian dalam pasar ini juga didesain dengan sangat serius. Lantai keramik yang bersih, atap tinggi untuk sirkulasi udara, serta pembagian kios (layout) yang rapi membuat pengalaman belanja menjadi jauh lebih menyenangkan.
Foto-foto interior di bawah ini, yang diabadikan oleh Tyra Khan, memperlihatkan betapa luasnya lorong antar kios. Hal ini sangat penting untuk mencegah desak-desakan saat jam sibuk, terutama menjelang hari raya. Kenyamanan ini setara dengan yang Anda dapatkan di supermarket modern.
Relokasi dan Harapan Baru
Perlu diketahui oleh masyarakat, selama proses pembangunan megah ini berlangsung, aktivitas jual beli pasar tradisional Batang sementara dialihkan ke lokasi relokasi di Kalisari, tepatnya di belakang Hutan Kota Rajawali Batang. Namun, dengan progres fisik yang hampir mencapai 100%, hari-hari kepulangan pedagang ke "rumah baru" mereka semakin dekat.
Kehadiran pasar rasa mall ini juga menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda. Khususnya buat cewek cewek Batang yang biasanya hobi hangout atau jalan-jalan ke Mall di kota tetangga, kini saatnya meramaikan pasar sendiri. Tempatnya sudah bersih, instagramable, dan pastinya mendukung ekonomi tetangga sendiri.
Mari kita jaga bersama aset berharga ini. Bagi para pedagang, kebersihan adalah kunci agar pembeli betah. Bagi pengunjung, mari budayakan tertib. Dengan bangunan semegah ini, sudah sepantasnya mentalitas kita juga ikut menjadi modern. Bangga jadi Wong mBatang!
Posting Komentar
Terima Kasih Banyak telah meninggalkan komentar