Waspada Rem Blong! Panduan Penting Melewati Tanjakan Curam Alas Roban
Kondisi jalan Alas Roban yang berkelok membelah hutan jati. Indah namun menuntut kewaspadaan tinggi. (Foto: Dok. Mbatang.com)
BATANG, Mbatang.com – Menyebut nama Alas Roban, yang terlintas di benak para pengendara lintas Jawa pastilah jalur yang membelah hutan jati lebat dengan kontur jalan yang menantang. Terletak di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, jalur ini memiliki reputasi ganda: sebagai jalur dengan pemandangan eksotis sekaligus jalur yang menuntut konsentrasi tingkat tinggi.
Meski kini Tol Trans Jawa telah beroperasi, Jalur Pantura Alas Roban tetap menjadi nadi utama bagi kendaraan logistik (truk besar), bus, dan pengendara sepeda motor. Julukan "Jalur Tengkorak" pun masih melekat karena tingginya angka kecelakaan di kawasan ini.
Tiga Jalur Alas Roban: Kenali Bedanya
Agar tidak salah pilih jalan, pengendara wajib tahu bahwa Alas Roban terbagi menjadi tiga jalur:
- Jalur Lama (Poncowati): Banyak kelokan tajam dan pohon rindang. Biasanya dilewati kendaraan pribadi/motor dan dikenal paling "mistis".
- Jalur Beton (Lingkar Selatan): Jalur khusus kendaraan berat/truk. Memiliki tanjakan dan turunan yang sangat panjang dan curam.
- Jalur Utara: Jalur yang relatif lebih landai, biasanya digunakan untuk arah sebaliknya.
Kondisi jalan Alas Roban yang berkelok membelah hutan jati. Indah namun menuntut kewaspadaan tinggi. (Foto: Dok. Mbatang.com)
Musuh Utama: Rem Blong dan Kantuk
Statistik menunjukkan bahwa mayoritas kecelakaan di Alas Roban disebabkan oleh faktor human error dan teknis. Kontur jalan yang berupa turunan panjang seringkali membuat sistem pengereman kendaraan (terutama truk dan matic) mengalami panas berlebih (overheat) hingga menyebabkan rem blong.
"Jangan pernah memaksakan diri. Alas Roban tidak kenal ampun bagi pengemudi yang mengantuk atau kendaraan yang tidak laik jalan."
Tips Selamat Melintas di Alas Roban
Demi keselamatan Anda dan keluarga, Redaksi Mbatang.com merangkum beberapa tips vital saat melintas di kawasan ini:
- Cek Rem & Ban: Pastikan fungsi pengereman optimal sebelum masuk kawasan Gringsing/Subah.
- Gunakan Gigi Rendah (Engine Brake): Saat melewati turunan panjang, bantu pengereman dengan menurunkan gigi persneling. Jangan hanya mengandalkan rem kaki.
- Waspada di Malam Hari: Penerangan jalan di beberapa titik masih minim (gelap). Fokus penuh dan jangan terpancing isu mistis yang bisa memecah konsentrasi.
- Istirahat: Jika lelah, menepilah di *Rest Area* atau masjid terdekat yang banyak tersedia di sepanjang jalur.
Baca Juga : Berita Pantura Batang
- Kecelakaan Bus Kramat Jati Vs Truk Tangki di Alas Roban Gringsing
- Cerita Alas Roban Penuh Misteri
- Sejarah Alas Roban Batang Jawa Tengah
- Suasana Jalur Pantura Kab Batang Jawa Tengah
- Jalur Pantura Alas Roban Batang
Alas Roban adalah warisan sejarah (jalan Daendels) yang harus kita hormati dengan cara berkendara yang santun dan aman. Semoga selamat sampai tujuan!
(Redaksi Mbatang.com)